Tahun Baru 2024 Momen Tingkatkan Ketakwaan bagi Muslim

Ilustrasi: Umat muslim diimbau oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk gunakan momen Tahun Baru 2024 untuk meningkatkan ketakwaan. Foto oleh Monstera

LENSABANTEN.CO.ID – Mayoritas orang di seluruh dunia akan merayakan pergantian tahun baru malam ini, menandai akhir tahun 2023 dan awal tahun 2024.

Menurut Sekjen MUI, Buya Amirsyah Tambunan, pergantian tahun ini adalah bukti kekuasaan Allah SWT.

Bacaan Lainnya

“Pergantian tahun baru bisa dimaknai sebagai waktu untuk merenung tentang masa lalu, memahami masa kini, dan merencanakan masa depan,” kata Buya Amirsyah dilansir dari mui.or.id, 1 Januari 2024.

Dia menekankan perlunya muhasabah terhadap peristiwa tahun 2023 agar kita dapat menjadi individu yang lebih baik di tahun baru.

“Muhasabah melibatkan perbaikan sikap dan perbuatan, mengakui kelemahan dan kesalahan, serta mempertahankan kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Buya Amirsyah mengingatkan bahwa Allah memberikan manusia kelebihan untuk memperbaiki masa depan mereka, sesuai dengan ajaran Surat Ar-Ra’d, ayat 11.

Dalam konteks ini, Rasulullah SAW menyatakan bahwa hari yang lebih baik dari hari sebelumnya adalah tanda keberuntungan, sedangkan hari yang sama atau lebih buruk adalah tanda kerugian.

Allah SWT memberikan kelebihan kepada manusia untuk menentukan masa depan yang lebih baik sebagaimana perintah Allah SWT dalam Surat Ar-Ra’d, ayat 11:

إِنَّ اللهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri agar lebih baik pada masa depan.”

Dalam konteks ini Rasulullah SAW bersabda:

من كان يومه خيرا من امسه فهو رابح. ومن كان يومه مثل امسه فهو مغبون. ومن كان يومه شرا من امسه فهو ملعون.( رواه الحاكم)

Artinya: “Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang beruntung, (dan) barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin dialah tergolong orang yang merugi dan bahkan, barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin dialah tergolong orang yang celaka.” (HR Al Hakim).

Untuk mencapai masa depan yang lebih baik, Buya Amirsyah menyoroti perlunya usaha yang terencana, didasarkan pada doa yang memotivasi, dan dijalankan dengan tawakkal kepada Allah SWT.

Dia mengajak masyarakat untuk meningkatkan ketakwaan kepada Sang Pencipta dan mengucapkan selamat tahun baru serta menyambut tahun yang penuh berkah.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.