TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Polres Metro Tangerang Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, serta potensi masyarakat.
Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. R.M. Jauhari dan dihadiri Wali Kota Tangerang, unsur DPRD, Forkopimda, serta seluruh personel pengamanan, pada Rabu, 31 Desember 2025.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. R.M. Jauhari menyampaikan bahwa sebanyak 591 personel gabungan disiagakan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama rangkaian perayaan Natal hingga malam pergantian Tahun Baru 2026.
Personel tersebut terdiri dari Polri, TNI, unsur pemerintah daerah, serta dukungan potensi masyarakat yang dinilai sangat membantu dalam pengamanan kegiatan akhir tahun.
“Potensi masyarakat ini luar biasa yang mendukung kegiatan pengamanan mulai dari kemarin, perayaan Natal sampai dengan Tahun Baru, menjelang di Tahun Baru 2026,” ujar Jauhari.
Ia menjelaskan, aparat keamanan akan disebar ke sejumlah titik untuk mengantisipasi dan mengawasi berbagai aktivitas masyarakat. Berdasarkan pendataan, terdapat 11 kegiatan masyarakat dan 67 kegiatan ibadah yang berlangsung di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota pada malam Tahun Baru.
“Nanti semua personel kita tempatkan di masing-masing titik dan dipimpin oleh perwira pengendali, sehingga pengamanan dapat terpusat dan terkoordinasi,” jelasnya.
Kapolres juga memastikan kesiapan jajarannya dalam mengantisipasi rekayasa lalu lintas maupun pengalihan arus apabila terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. Selain itu, pihak kepolisian kembali menegaskan larangan penggunaan petasan dan kembang api pada malam pergantian tahun.
“Kami imbau larangan penggunaan kembang api sebagaimana STR Bapak Kapolri serta kebijakan Pemerintah Daerah Banten, Wali Kota Tangerang maupun Kabupaten, agar dapat dipatuhi seluruh masyarakat,” tegas Jauhari.
Menjawab pertanyaan wartawan terkait pemeriksaan di lokasi keramaian, Kapolres menyebutkan patroli gabungan akan dikedepankan, termasuk pemeriksaan terhadap masyarakat yang membawa petasan atau benda terlarang lainnya. Patroli tersebut melibatkan unsur Polri, TNI, dan Satpol PP.
Terkait titik pusat keramaian, Jauhari menyebut sejumlah lokasi yang menjadi perhatian utama pengamanan, di antaranya Taman Elektrik, pusat perbelanjaan seperti Mall Tangerang City dan Mall Ramayana Ciledug, serta kawasan Situ Cipondoh. Sementara di wilayah Kabupaten Tangerang, pengamanan difokuskan di kawasan PIK 2, Aloha, dan sekitarnya.
“Insyaallah tidak ada kembang api, karena imbauan dan larangan sudah kita antisipasi sebelumnya. Mudah-mudahan masyarakat mematuhi apa yang disampaikan pemerintah dan aparat penegak hukum,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi langkah Polres Metro Tangerang Kota yang telah menggelar apel pasukan sebagai bentuk kesiapan pengamanan malam Tahun Baru 2026. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama Forkopimda dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Kami searah dan sejalan untuk melaksanakan apa yang diharapkan masyarakat, yaitu keamanan dan kenyamanan. Pemerintah juga telah mengeluarkan surat edaran pelarangan petasan dan kembang api yang disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat melalui camat dan lurah,” pungkas Sachrudin.









