KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Tim dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korban Kecamatan Cibodas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, kembali menunjukkan sigapnya dalam merespons laporan masyarakat, meski bukan dalam kondisi kebakaran.
Peristiwa bermula saat seorang warga datang langsung ke kantor UPT Damkar Cibodas pada Minggu sore, pukul 17.00 WIB, untuk melaporkan bahwa anting yang dikenakannya terselip di telinga dan tidak bisa dilepas secara mandiri. Lokasi kejadian berada di wilayah Perum 2, Danau Toba 1, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.
Menanggapi laporan tersebut, tim dari Regu 1 Damkar Cibodas yang terdiri dari 3 personel segera melakukan penanganan di lokasi. Dengan menggunakan peralatan penyelamatan ringan dan prosedur yang tepat, tim berhasil mengevakuasi anting tersebut dengan aman.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan bahwa proses evakuasi berjalan lancar.
“Proses evakuasi berlangsung selama 20 menit. Kami pastikan tidak ada risiko luka, dan penanganan dilakukan secara hati-hati oleh tim di lapangan,” jelas Andia, pada Minggu, 20 April 2025 dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Andia menjelaskan bahwa meskipun kasus seperti ini terkesan ringan, namun tetap menjadi bagian dari tugas penyelamatan Damkar yang bertugas melayani segala bentuk kondisi darurat di masyarakat.
“Kami tidak hanya menangani kebakaran, tapi juga berbagai kejadian darurat lainnya yang memerlukan bantuan teknis. Apa pun bentuk laporannya, selama menyangkut keselamatan warga, kami akan siap membantu,” tambahnya.
Warga yang bersangkutan pun bersyukur atas kesigapan tim Damkar yang cepat merespons dan menanganinya dengan profesional. Tidak ada luka serius, dan evakuasi dinyatakan selesai pada sore hari itu juga.
BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk menghubungi petugas Damkar jika mengalami situasi darurat, baik dalam skala besar maupun kecil.










