KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang terus mendorong kesiapsiagaan masyarakat melalui Program Kelurahan Tangguh 2025, sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana di tingkat lokal.
Program ini menyasar 10 kelurahan yang dianggap memiliki potensi kerentanan terhadap bencana dan membutuhkan peningkatan kapasitas dalam hal mitigasi dan respon darurat. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pelatihan tanggap darurat, edukasi kebencanaan, simulasi evakuasi, serta pembentukan relawan siaga bencana.
Berikut daftar 10 kelurahan yang menjadi target program tahun ini:
1. Sudimara Barat
2. Sudimara Timur
3. Sudimara Jaya
4. Parung Serab
5. Paninggilan Utara
6. Paninggilan
7. Karang Timur
8. Parung Jaya
9. Cipondoh
10. Poris Plawad Utara
Kepala Tim Kelurahan Tangguh BPBD Kota Tangerang, Amri Fauzan, mengatakan bahwa hingga Juni 2025, program telah berjalan di tujuh kelurahan, yaitu:
1. Sudimara Barat
2. Sudimara Timur
3. Sudimara Jaya
4. Parung Serab
5. Paninggilan Utara
6. Paninggilan
7. Karang Timur
“Sampai bulan Juni ini, kami sudah melaksanakan program di tujuh kelurahan. Warga sangat antusias, mereka ikut aktif dalam pelatihan dan mulai membentuk kelompok siaga mandiri di wilayah masing-masing,” ujar Amri kepada Lensa Banten Selasa, 3 Juni 2025.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan terbesar dalam pelaksanaan program adalah membangun kesadaran kolektif masyarakat, namun hal tersebut perlahan teratasi berkat dukungan tokoh masyarakat, RT/RW, serta perangkat kelurahan.
Sebagai informasi, program ini sudah berjalan di tahun 2019 dan ditargetkan selesai di seluruh kelurahan pada akhir tahun 2025 dengan total 45 kelurahan sesuai Surat Keputusan (SK).
Dengan implementasi yang konsisten, BPBD Kota Tangerang berharap setiap wilayah dapat membentuk sistem kesiapsiagaan berbasis komunitas, guna meminimalkan dampak bencana secara efektif dan cepat.










