Ditinggal Mudik, Kios Dagang di Jatiuwung Dilahap Api

Ditinggal Mudik, Kios Dagang di Jatiuwung Dilahap Api
Ditinggal Mudik, Kios Dagang di Jatiuwung Dilahap Api

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID —Kebakaran melanda deretan warung di Kampung Pasir Jaya, RT 03/04, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, pada Selasa, 1 Apri 2025 dini hari. Api diduga pertama kali muncul dari warung tengah milik seorang warga bernama Bu Narmi.

Menurut keterangan Ketua RT 03, Iwan Gunawan, kejadian bermula saat warga yang tengah ronda melihat kepulan asap dari salah satu warung.
Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT, yang kemudian meneruskan informasi ke Lurah Pasir Jaya. Lurah lalu menghubungi Ka. UPT Damkar Periuk untuk meminta bantuan pemadaman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Periuk dan Pos Jatiuwung segera merespons laporan tersebut. Tim berangkat ke lokasi pada pukul 01.53 WIB dan tiba pada pukul 02.10 WIB.
Kepala Bidang Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia. S. Rahman, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Alhamdulillah tidak korban jiwa,” ujarnya.
Kendala utama dalam proses pemadaman adalah akses jalan yang sempit, sehingga kendaraan pemadam sulit mencapai titik kebakaran dengan cepat.
Pemilik ruko yang terdiri dari dua unit milik Bu Narmi dan satu unit milik Pak Sudi diketahui sedang mudik. Untuk mengurangi risiko ledakan dan penyebaran api, Ketua RT setempat mengambil inisiatif mengevakuasi barang-barang penting seperti tabung gas LPG dan peralatan lainnya.
Sebanyak 22 personel diterjunkan dalam operasi pemadaman ini, terdiri dari:
– 7 personel UPT Damkar Periuk,
– 5 personel Pos Jatiuwung,
– 10 personel UPT Cibodas.
Tim pemadam kebakaran mengerahkan enam unit armada untuk mengendalikan api:
– UPT Periuk: 2 unit (Morita dan tangki),
– Pos Jatiuwung: 1 unit (Karba),
– UPT Cibodas: 3 unit.
Setelah hampir satu jam proses pemadaman, api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada pukul 02.50 WIB. Status lokasi kini dinyatakan dalam kondisi aman (hijau).
Sejumlah pihak turut hadir dalam penanganan insiden ini, termasuk Ketua RT 03, lima anggota Pokdar Jatiuwung, serta petugas damkar.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.