DPRD Kota Tangerang: Festival Cap Go Meh 2025 Bukti Keberagaman dan Toleransi

DPRD Kota Tangerang: Festival Cap Go Meh 2025 Bukti Keberagaman dan Toleransi
Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Christian Lois saat bersama Ibu Negara Sinta

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Festival Cap Go Meh 2025 yang diselenggarakan di Universitas Buddhi Dharma (UBD) Kota Tangerang, Banten menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Tionghoa tetap melestarikan tradisi kebudayaan mereka sekaligus menjadi penutup rangkaian perayaan Imlek 2025. Acara ini juga menegaskan bahwa kebudayaan dapat menjadi sarana komunikasi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Christian Lois, menilai bahwa Festival Cap Go Meh memiliki makna yang lebih luas dari sekadar perayaan agama.

Bacaan Lainnya

“Imlek dan Cap Go Meh adalah bagian dari kebudayaan Chinese, bukan hanya perayaan keagamaan. Festival ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan lintas agama dan budaya, sebagaimana terlihat dari kehadiran berbagai peserta serta tokoh lintas agama,” ujar Louis pada Selasa, 11 Februari 2025.

Menurutnya, keberadaan acara seperti ini sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai keberagaman di Kota Tangerang. Ia pun menekankan bahwa pemerintah dan DPRD harus mengambil peran aktif dalam mendukung serta memfasilitasi kegiatan budaya dan toleransi.

“Acara seperti ini perlu mendapat perhatian lebih, tidak hanya sekadar diselenggarakan sekali, tetapi harus ada event lanjutan. Lebih dari itu, festival budaya yang sudah ada juga sebaiknya dijadikan warisan budaya Kota Tangerang agar dapat terus lestari,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran pemerintah dan DPRD dalam acara-acara kebudayaan.

“Politik kehadiran sangat penting. Pemerintah dan DPRD harus aktif terlibat dan hadir dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan, toleransi, dan tradisi, khususnya di Kota Tangerang,” tambahnya.

Selain itu, ia mengajak generasi muda untuk berperan lebih dalam melestarikan kebudayaan dan menjaga nilai-nilai keberagaman.

“Anak muda harus aktif dalam berbagai kegiatan, terutama yang berkaitan dengan toleransi, keberagaman, dan pelestarian budaya lokal. Di era modern ini, mereka juga harus lebih informatif dan tidak mudah termakan berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan dan toleransi antar sesama,” pesannya.

Festival Cap Go Meh 2025 di UBD kembali menegaskan bahwa budaya memiliki peran besar dalam mempererat harmoni sosial. Dengan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah, DPRD, dan generasi muda, diharapkan keberagaman di Kota Tangerang dapat terus terjaga dan semakin memperkuat identitas kota yang inklusif dan multikultural.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.