KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Dua anak berusia 13 tahun, masing-masing berinisial K dan LM, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di aliran Kali Cirarab, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 10 Juni 2025, dan sempat memicu upaya pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Korban K ditemukan lebih dahulu sekitar pukul 17.25 WIB oleh seorang nelayan yang sedang mencari ikan. Sementara korban LM ditemukan sekitar lima jam kemudian, tepatnya pada pukul 22.05 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menyampaikan bahwa laporan pertama terkait kejadian ini diterima pihaknya sekitar pukul 15.13 WIB dari seorang warga.
“Bermain kano, diduga terjatuh dari perahu tersebut,” ujar Ujat saat dikonfirmasi, pada Kamis, 12 Juni 2025.
Diketahui, sebelum dinyatakan hilang, kedua anak tersebut sempat terlihat sedang bermain kano di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 13.00 WIB. Dugaan sementara, keduanya terjatuh ke dalam sungai saat bermain di atas perahu.
Usai menerima laporan, tim BPBD Kabupaten Tangerang langsung bergerak cepat dengan mengerahkan tim pencarian yang berkolaborasi bersama berbagai instansi.
“Tim gabungan di TKP ada 26 orang,” jelas Ujat.
Setelah kedua korban ditemukan, jasad mereka langsung diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
“Kedua korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di area perairan atau lokasi yang berpotensi membahayakan. Diharapkan, kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. Selalu jaga keselamatan anak-anak, khususnya saat bermain di lingkungan terbuka.









