JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Nama El Putra Sarira sebelumnya dikenal melalui perannya sebagai Rangga dalam film Rangga & Cinta. Kini, El membuka babak baru dalam perjalanan kariernya dengan memperkenalkan single perdana berjudul “Memoria”.
Lagu tersebut resmi dirilis pada 24 September 2026 dan menjadi langkah awal El dalam memperkenalkan identitasnya sebagai penyanyi sekaligus musisi. “Memoria” tersedia di berbagai platform digital streaming dan diperkuat dengan musik video yang tayang melalui kanal YouTube Trinity Optima Production.
Kecintaan El terhadap musik sebenarnya telah tumbuh sejak usia empat tahun. Ketika duduk di bangku SMA, ia aktif membuat cover lagu dan terus mengembangkan ketertarikannya pada dunia tarik suara serta penulisan lagu.
Meski tidak menempuh pendidikan vokal secara formal, ketertarikan tersebut kemudian berkembang menjadi bagian dari perjalanan kariernya. Sebelum merilis karya solo, El juga tampil dalam Rangga & Cinta dan membawakan dua lagu, yakni “Suara Hati Seorang Kekasih” serta “Tentang Seseorang”.
Melalui “Memoria”, El kini menghadirkan cerita yang lebih personal mengenai kenangan. Lagu ini berbicara tentang bagaimana hubungan, pertemanan, atau sebuah fase kehidupan bisa berakhir, tetapi pengalaman yang pernah terjadi tidak harus ikut dilupakan.
Proses penciptaan “Memoria” dimulai dari workshop pertama El bersama Petra Sihombing, Mohammed Kamga, dan Iqbal Siregar. Dalam waktu sekitar satu hingga dua jam, gagasan yang dibawa ke dalam workshop berkembang menjadi sebuah lagu.
El juga terlibat dalam penulisan lirik dan proses kreatif. Meski ide awal tercipta dengan cepat, lagu tersebut tetap mengalami proses penyempurnaan. Refrain menjadi salah satu bagian yang mengalami beberapa kali perubahan hingga akhirnya menemukan versi yang dianggap paling tepat.
“Jangan sedih bila berakhir, tapi senang ini pernah terjadi,” menjadi salah satu potongan lirik yang menggambarkan perspektif El terhadap kenangan. Ia ingin “Memoria” tidak hanya dibaca sebagai lagu kehilangan, melainkan sebagai bentuk apresiasi terhadap momen yang pernah memberikan kebahagiaan.
“Semoga setelah ini mereka bisa terus menunggu karya-karyaku selanjutnya,” ungkap El. Ia berharap “Memoria” dapat diterima dengan baik sekaligus menjadi ruang bagi pendengar untuk mengingat kembali orang, tempat, maupun momen yang pernah berarti dalam hidup mereka. (san/*) #foto dok. trinity optima production








