KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kota Tangerang banyak menyimpan budaya yang layak dijadikan warisan budaya tak benda (WBTB). Saat ini ada empat jenis budaya yang tengah dikaji oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) serta akan didorong ke Kementerian untuk dijadikan warisan budaya tak benda.
Kepala Bidang (Kabid) Budaya pada Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Sumangku Getar menjelaskan, empat budaya yang akan di daftarkan untuk menjadi WBTB ialah keramas bareng, gotong Maulidan, Nasaran dan gotong Tae pe kong klenteng Boen Tek Bio.
“Keramas bareng kedepan kami harapkan jadi warisan budaya tak benda, ada tenaga ahli kami yang saat ini tengah melakukan kajian-kajian, ” Kata Sumangku saat ditemui, Rabu, 21 Februari 2024.
Keramas bareng ini diketahui telah dilakukan kira-kira sejak tahun 1903 silam. Dulunya dilakukan oleh orang-orang di wilayah Koang hingga Kali Pasir, masih ada saksi yang turun temurun mengetahui cerita itu.
Ia pun mengungkapkan capaian WBTB ini menjadi kebanggan tersendiri karena bisa tergapai dalam kurun 4 tahun ini.
“Setelah puluhan tahun kota Tangerang ini berdiri, ternyata kita punya aset-aset yang selama ini terbungkus dan setelah kita angkat kemudian menjadi prestasi kebudayaan tersendiri walaupun kita butuh dukungan masyarakat dan komunitas cagar budaya,”imbuhnya.
Sumangku menambahkan, jika di bandingkan dengan Bali yang hanya memiliki 11 WBTB namun kota Tangerang yang baru berdiri puluhan tahun sudah memiliki 9 WBTB dan akan segera bertambah.
“Kita di Banten kemarin menjadi salah satu yang terbanyak,”tandasnya.








