Disbudpar Kota Tangerang Perkuat Pendataan Pelaku Ekraf

Kabid Ekraf Disbudpar Kota Tangerang Y. Teguh

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang melalui Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus memperkuat pengembangan sektor ekonomi kreatif dengan fokus pada pendataan, pembinaan, hingga promosi para pelaku usaha dan komunitas kreatif di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Tangerang, Yadi Teguh Heryadi, mengatakan bidang yang baru dibentuk pada Januari 2026 itu saat ini tengah memprioritaskan penyusunan basis data pelaku ekonomi kreatif sebagai landasan dalam merancang program pengembangan yang tepat sasaran.

Bacaan Lainnya

“Semua kegiatan harus berawal dari data. Saat ini kami sedang mengumpulkan dan mengolah data dari berbagai sumber. Dari data tersebut nantinya kita bisa mengetahui potensi ekonomi kreatif yang ada di Kota Tangerang,” kata Teguh kepada Lensabanten, Kamis 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan, proses pendataan akan mulai dilakukan dalam waktu dekat dan ditargetkan rampung pada September mendatang. Data tersebut akan menjadi acuan untuk memetakan pelaku ekonomi kreatif berdasarkan 17 subsektor yang menjadi bagian dari industri kreatif nasional.

Menurutnya, selama ini data yang tersedia masih didominasi oleh pelaku UMKM dibandingkan pelaku ekonomi kreatif secara spesifik. Karena itu, Disbudpar berupaya melakukan pemetaan yang lebih rinci agar setiap subsektor dapat memperoleh pembinaan sesuai kebutuhan.

“Nanti dari basis data itu kita bisa mengetahui berapa banyak komunitas atau pelaku kreatif yang ada. Misalnya fotografer ada 100 orang atau subsektor kuliner yang jumlahnya bisa mencapai ratusan hingga ribuan pelaku. Dari situ baru kita bisa menentukan program yang tepat,” ujarnya.

Selain pendataan, Disbudpar juga mulai membentuk kelompok-kelompok pelaku ekonomi kreatif melalui koordinasi dengan jaringan koordinator wilayah yang ada di Kota Tangerang. Langkah tersebut diharapkan dapat mempermudah komunikasi dan pelaksanaan program pembinaan.

Di sisi lain, promosi produk dan karya pelaku ekonomi kreatif juga terus digencarkan melalui berbagai kanal media digital milik Pemerintah Kota Tangerang. Bidang Ekraf bahkan memiliki seksi khusus yang menangani kerja sama dan promosi.

Yadi menuturkan, timnya secara aktif mencari dan menampilkan pelaku ekonomi kreatif yang dinilai memiliki potensi untuk diperkenalkan kepada masyarakat luas melalui media sosial.

Salah satu program promosi yang rutin dilakukan adalah rubrik “Sabtu Ide Kreatif” yang menampilkan berbagai karya dan inovasi pelaku ekonomi kreatif Kota Tangerang. Program tersebut menjadi bagian dari konten tematik yang disiarkan melalui kanal media sosial pemerintah daerah.

“Sekarang kami juga membuka kesempatan promosi gratis bagi para pelaku ekonomi kreatif. Responsnya cukup baik dan sudah banyak yang mendaftar untuk dipromosikan,” katanya.

Meski masih tergolong baru, Bidang Ekraf Disbudpar Kota Tangerang berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah. Berbagai program sosialisasi, bimbingan teknis, hingga promosi akan terus dilakukan seiring tersusunnya basis data yang lebih lengkap dan akurat.

“Kami bergerak secara bertahap. Yang terpenting saat ini adalah membangun fondasi data yang kuat agar program pengembangan ekonomi kreatif ke depan bisa lebih terarah dan memberikan manfaat bagi para pelaku kreatif di Kota Tangerang,” ujar Teguh.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.