JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Penyanyi muda ERN memperkenalkan sisi musikalnya melalui single terbaru berjudul “YOWES”. Lagu ini menjadi ruang bagi ERN untuk memadukan ketertarikannya terhadap musik R&B dan pop dengan sentuhan lokal melalui penggunaan bahasa Jawa.
“YOWES” diambil dari kata dalam bahasa Jawa yang memiliki arti “ya sudah”. Pemilihan kata tersebut bukan sekadar permainan bahasa, tetapi menjadi bagian dari pesan yang ingin disampaikan ERN tentang menerima keadaan dan berdamai dengan sesuatu yang tidak bisa dipaksakan.
Tema tersebut dikemas melalui cerita tentang seseorang yang menghadapi hubungan membingungkan. Ada yang digantung, ditinggalkan, atau terlalu lama menunggu kepastian, hingga akhirnya memilih mengatakan bahwa dirinya sudah lelah dan ingin melanjutkan hidup.
“Harapanku, ketika teman-teman mendengarkan YOWES, terutama saat digosting atau ditinggalkan, mereka bisa merasa, ‘Ah, ya udahlah, masih banyak ikan di laut’,” ujar ERN.
Meski membawa cerita tentang hubungan yang tidak berjalan sesuai harapan, ERN tidak ingin membuat “YOWES” menjadi lagu yang terlalu berat. Ia justru menghadirkan nuansa ringan yang membuat lagu tersebut tetap terasa menyenangkan untuk didengarkan.
ERN berharap “YOWES” bisa hadir dalam berbagai momen, termasuk saat pendengar sedang melakukan perjalanan, merasa galau, maupun membutuhkan pengingat untuk kembali menghargai diri sendiri.
“Kalau kalian sedang bingung menghadapi seseorang, dengarkan saja YOWES. Kalian *deserve better*,” lanjut ERN.
Dari sisi penciptaan, “YOWES” menjadi pengalaman pertama ERN bekerja bersama Raa, Rai, Anka, dan Wizi. Proses tersebut menjadi kesempatan bagi ERN untuk ikut membawa identitas dan idealisme bermusiknya ke dalam lagu.
Dalam membentuk warna musiknya, ERN menyebut sejumlah musisi dunia sebagai inspirasi, di antaranya Ariana Grande, SZA, Laufey, Tori Kelly, Kelly Clarkson, dan Jacob Collier.
Ketertarikan terhadap R&B dan pop kemudian dipadukan dengan eksplorasi unsur lokal. Kata “YOWES” menjadi salah satu bentuk pendekatan ERN dalam membawa nuansa bahasa yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari ke dalam karya musiknya.
Nama ERN sendiri juga memiliki cerita personal. Nama tersebut merupakan nama asli yang diambil dari singkatan nama kedua orang tuanya. Sebelumnya bernama Erna, ia kemudian menyederhanakannya menjadi ERN sebagai identitas yang digunakan dalam karier musik.
Single “YOWES” kini sudah tersedia di seluruh platform musik digital di Indonesia. (san/*) #foto dok. ernmyraaa








