KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Atlet Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Tangerang turut ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Arung Jeram R4 Open 2025 yang digelar di Kota Tangerang Selatan 10-12 Oktober 2025 kemarin.
Ajang ini menjadi momentum penting bagi tim dayung Kota Tangerang untuk mengasah kemampuan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten mendatang.
Ketua Umum FAJI Kota Tangerang, Mukmin Kusnendar, mengatakan bahwa pihaknya menurunkan lima tim, terdiri atas dua tim putra, dua tim putri, dan satu tim campuran (mix team). Seluruh tim berpartisipasi dalam dua nomor pertandingan, yakni Sprint dan Head to Head (H2H).
“Semua kelas kita ikuti. Secara umum tidak ada kendala berarti, hanya saja fisik atlet perlu lebih ditingkatkan lagi, apalagi kalau venue pertandingan mirip dengan di Sungai Cisadane,” ujar Mukmin.
Ia menambahkan, meski Kejurda Tangsel bukan merupakan ajang utama, namun FAJI Kota Tangerang tetap menargetkan medali emas dan gelar juara umum. Mukmin menilai, hasil apa pun yang diraih dalam kejuaraan tersebut tetap harus disyukuri sebagai bagian dari proses pembinaan atlet.

“Kita syukuri hasil Kejurda Tangsel ini. Banyak yang harus dievaluasi, terutama soal daya tahan fisik dan strategi di lapangan,” tambahnya.
Menurut Mukmin, Kejurda Arung Jeram Tangsel 2025 menjadi ajang pemanasan sekaligus bahan evaluasi menuju Porprov Banten yang juga akan digelar di Tangerang Selatan.

“Hasil evaluasi dari Kejurda ini akan menjadi dasar untuk memperbaiki performa di Porprov nanti. Target kita jelas, yakni meraih juara umum,” tegasnya.
Dengan semangat pembinaan dan peningkatan kualitas atlet, FAJI Kota Tangerang optimistis mampu memberikan prestasi terbaik di ajang Porprov mendatang.









