JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID — PT Indomobil eMotor Internasional melaporkan adanya pertumbuhan penjualan sepeda motor listrik yang signifikan menyusul kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah, seiring meningkatnya animo masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
CEO PT Indomobil eMotor Internasional Pius Wirawan mengungkapkan bahwa perusahaan membukukan lonjakan volume penjualan berkisar antara tiga hingga empat kali lipat dibandingkan dengan periode sebelumnya.
“Terutama setelah adanya penyesuaian harga BBM kemarin, kami melihat tren penjualan kami meroket sekitar tiga sampai empat kali lipat,” kata Pius usai meluncurkan lini motor listrik terbaru, Tyranno X, dalam gelaran Jakarta Fair di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu 20 Juni 2026.
Pius menjelaskan, pergeseran preferensi konsumen ini juga terindikasi dari masifnya aktivitas tukar tambah (trade-in) dari kendaraan konvensional berbahan bakar bensin ke motor listrik. Berdasarkan data dari sejumlah mitra pelaku usaha motor bekas, saat ini terjadi lonjakan pasokan unit motor bensin bekas karena konsumen memilih menjualnya demi beralih ke moda transportasi listrik.
BACA JUGA :Pemerintah Siapkan PPN DTP 100 Persen untuk Mobil Listrik Baterai Nikel guna Perkuat Hilirisasi
“Kami tengah mengantisipasi fenomena dari rekan-rekan showroom motor bekas. Saat ini pasar motor bekas cenderung banjir pasokan karena banyak masyarakat yang melakukan tukar tambah ke motor listrik,” ujarnya.
Menurut dia, faktor utama yang mendorong akselerasi adopsi ini adalah pertimbangan efisiensi biaya operasional jangka panjang oleh konsumen di tengah kenaikan harga BBM. Motor listrik dinilai menjadi opsi paling rasional untuk mereduksi pengeluaran mobilitas harian.
Pius optimis bahwa tingkat pemahaman (awareness) publik terhadap efisiensi dan manfaat ekonomi motor listrik akan terus bergerak ke arah positif.
“Ketika kesadaran kolektif masyarakat terhadap efisiensi motor listrik ini sudah terbentuk sepenuhnya, permintaan terhadap motor berbasis bensin diproyeksikan bakal terus menyusut dan digantikan oleh kendaraan listrik,” tuturnya.
BACA JUGA : Tips Otomotif: Cara Memperbaiki Baterai Lithium-ion Motor Listrik yang Mengalami Cell Imbalance
Pihaknya menambahkan, Indomobil akan terus memantau dinamika dan melakukan penetrasi pasar mengingat ruang pertumbuhan industri kendaraan listrik domestik dinilai masih sangat besar dalam beberapa tahun ke depan.










