Harga Sembako di Kota Tangerang Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru 2025

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, harga sejumlah komoditi sembilan bahan pokok atau sembako di Kota Tangerang
Pedagang sembako di pasar Anyar, Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG, LENSA BANTEN.CO.ID – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, harga sejumlah komoditi sembilan bahan pokok atau sembako di Kota Tangerang mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan ini dipicu oleh tingginya permintaan dari masyarakat serta keterbatasan pasokan di pasar.

Dari pantauan Jurnalis Lensa Banten Dony Ambarita di Pasar Anyar, sejumlah pedagang menyebut kenaikan harga telah terjadi sejak awal Desember 2024. Komoditas minyak goreng dan cabai merah mengalami lonjakan yang cukup drastis, Selasa, 17 Desember 2024. Harga Sembako di Kota Tangerang

Bacaan Lainnya

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Anyar, Arie (38), mengatakan bahwa harga Minyak Goreng Kemasan (Minyak Kita) yang sebelumnya Rp180.000 per dus kini naik menjadi Rp195.000 per dus. Sementara itu, harga bawang putih, bawang merah dan kemiri biasanya Rp40.000 per kilogram naik menjadi Rp48.000 per kilogram.Harga Sembako di Kota Tangerang

“Biasanya kalau menjelang Natal dan Tahun Baru, harga naik karena banyak pembeli yang stok kebutuhan untuk liburan. Tapi tahun ini lebih tinggi dari biasanya, apa lagi ada kebijakan baru dari pemerintah, mudah-mudahan ada penurunan lagi,” ujar Arie.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, harga sejumlah komoditi sembilan bahan pokok atau sembako di Kota Tangerang
Pedagang sembako di Pasar Anyar, Kota Tangerang

Kenaikan serupa juga terjadi pada harga cabai merah besar yang naik dari Rp20.000 menjadi Rp40.000 per kilo. Cabai merah pun tak luput dari kenaikan.

Serupa dengan kenaikan harga cabai merah yang melonjak drastis per desember 2024.

“Yah namanya juga harga pasar ngikutin arus aja, kadang kita sebagai penjual kalau ada yang beli pun kaya biasa, maksudnya pembeli udah tau kalau harga menjelang hari besar gini pasti naik,” tutur Misi (53) pedagang cabai merah Pasar Anyar.

Salah satu pembeli, Sari (35), mengaku cukup terbebani dengan kenaikan harga tersebut. “Saya biasanya belanja untuk kebutuhan seminggu, tapi karena harga naik, jadi harus lebih hemat,” ungkapnya.

Pedagang juga mengeluhkan pasokan yang mulai terbatas dari para distributor. Hal ini turut memperparah kenaikan harga menjelang puncak libur akhir tahun.

Menanggapi situasi ini, para pedagang berharap Dinas Perdagangan Kota Tangerang melakukan operasi pasar murah dalam waktu dekat guna menstabilkan harga dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Diharapkan dengan langkah ini, lonjakan harga bisa ditekan dan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru 2025 dengan tenang.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.