JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Indonesia kini tengah menghadapi serangan ransomware yang menyerang server Pusat Data Nasional (PDN) milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (KEMENKOMINFO). Menanggapi situasi ini, ITSEC Asia menyampaikan solusinya untuk menangani masalah tersebut. Cara Pencegahan Serangan Ransomware
Serangan ransomware melumpuhkan server PDN. Akibatnya, server tersebut tidak berfungsi selama beberapa hari, mempengaruhi 210 instansi dan layanan publik, serta menyebabkan gangguan besar, termasuk pada sistem imigrasi di bandara dan pelabuhan. Cara Pencegahan Serangan Ransomware
Joseph Lumban Gaol, Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, menekankan pentingnya pembaruan sistem keamanan informasi untuk menghadapi ancaman yang terus berkembang, sebagaimana dilansir dari keterangan resmi Telset. Cara Pencegahan Serangan Ransomware
Menurut Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, perusahaan dan instansi bertanggung jawab atas keamanan data mereka. Mengalokasikan sumber daya dan anggaran untuk solusi keamanan siber menjadi kewajiban yang tidak dapat dihindari.
1.Mengendalikan Penyebaran Malware: Isolasi sistem yang terinfeksi dari jaringan utama untuk mencegah penyebaran malware lebih lanjut. Lakukan segmentasi akses untuk membatasi kerusakan pada area tertentu.
2.Mengidentifikasi Kerusakan yang Terjadi: Penilaian mendalam diperlukan untuk memahami tingkat kerusakan dan jenis data yang terpengaruh. Analisis forensik membantu mengidentifikasi metode serangan dan mencegah insiden serupa di masa depan.
3.Melakukan Komunikasi Terhadap Pengguna Layanan: Transparansi penting dalam memberitahu pengguna tentang kebocoran data mereka. Edukasi langkah-langkah yang perlu diambil pengguna untuk melindungi diri dari potensi kejahatan.
4.Mengembangkan Sistem Redundant: Implementasi sistem cadangan dan redundansi memastikan layanan tetap berjalan meski terjadi gangguan. Load balancing dan replikasi data di beberapa pusat data meningkatkan ketahanan sistem.
5.Meningkatkan Sistem Keamanan Siber Secara Berkelanjutan: Terus perbarui langkah-langkah keamanan seperti Multi-Factor Authentication (MFA) dan Network Segmentation. Pelatihan keamanan siber bagi karyawan dan audit keamanan secara berkala penting untuk menjaga integritas sistem.
Menangani ransomware bukan hanya soal merespons serangan, tetapi juga mempersiapkan dan memperkuat pertahanan siber. Dengan strategi yang tepat, instansi dan perusahaan dapat melindungi data mereka dari ancaman yang semakin canggih.










