Peserta lomba perahu naga saat mengambil posisi di garis start diajang Festival Cisadane 2026.
KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Kontingen Kota Tangerang berhasil menyabet juara umum dalam perlombaan perahu naga 200 meter putri pada Festival Cisadane 2026. Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026 sore itu disaksikan antusias oleh ratusan warga yang memadati area sekitar Sungai Cisadane.
Kapten Kontingen Kota Tangerang, Nabila Yulia Andini, mengatakan tim yang diturunkan dalam perlombaan tersebut merupakan gabungan atlet Pusat Pelatihan Cabang (Puslatcab) dan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Kota Tangerang.
“Alhamdulillah untuk hasil pertandingannya cukup memuaskan. Apalagi tim PPLP kami, anak-anak yang luar biasa hebat ini walaupun kecil-kecil, tapi prestasinya juga tidak kalah,” ujar Nabila, saat dikonfirmasi Lensa Banten.
Menurutnya, para atlet PPLP Kota Tangerang sebelumnya juga telah mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten dan berhasil membantu Kota Tangerang meraih gelar juara umum.
Sementara itu, gabungan tim Puslatcab dan PPLP saat ini tengah dipersiapkan untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026.
Nabila menyebut, persiapan menghadapi perlombaan perahu naga dilakukan sekitar satu setengah hingga dua bulan. Latihan tersebut dilakukan setelah para atlet menyelesaikan rangkaian Popda Banten 2026 pada Juni lalu.
“Kurang lebih satu setengah bulan. Bulan Juni kemudian Juli kita sudah persiapan lagi,” katanya.
Dalam Festival Cisadane 2026, PODSI Kota Tangerang mengirimkan dua tim untuk mengikuti perlombaan, yakni tim PPLP dan tim Puslatcab. Keikutsertaan dalam ajang tersebut juga bukan hal baru bagi para atlet Kota Tangerang.
“Kalau perlombaan perahu naga ini kami dari tim PODSI Kota Tangerang mengirim dua tim. Tim pertama untuk PPLP dan satunya tim Puslatcab,” jelas Nabila.
Tak Pandang Remeh Lawan
Nabila mengatakan seluruh kontingen yang mengikuti perlombaan dianggap sebagai lawan yang tangguh. Menurutnya, para atlet Kota Tangerang berusaha bertanding secara sportif dan memberikan kemampuan terbaik.
“Semua berat. Kita tidak pandang remeh, semuanya kita bersaing secara sportif dan kita lakukan yang terbaik,” tuturnya.
Ia menambahkan, sejumlah atlet yang bertanding juga baru saja mengikuti Popda Banten 2026. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim Puslatcab yang kini harus meningkatkan intensitas latihan sebagai persiapan menuju Porprov Banten 2026.
Selain itu, Nabila menyebut kendala dalam pertandingan lebih banyak berkaitan dengan hasil latihan yang telah dilakukan. Ia menilai evaluasi harus terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tim.
Salah satu anggota tim bahkan menyebut tantangan terbesar justru berasal dari diri sendiri, terutama dalam melawan rasa malas saat menjalani latihan.
Target Pertahankan Juara Umum Porprov
Nabila menjelaskan, cabang olahraga dayung dipilih karena memiliki peluang prestasi yang cukup besar. PODSI Kota Tangerang juga memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan dalam berbagai ajang olahraga tingkat daerah hingga nasional.
Ia menyebut Kota Tangerang berhasil menjadi juara umum pada Porprov 2022 yang saat itu digelar di Kota Tangerang. Kemudian pada Popda Banten 2024 dan Popda Banten 2026, Kota Tangerang kembali berhasil meraih gelar juara umum.
“Insya Allah tujuan kami juga untuk Porprov 2026 di bulan November mendatang, tuan rumahnya Kota Tangsel. Tujuan kita juga mendapatkan juara umum, mempertahankan juara umum tahun 2022,” ungkap Nabila.
Atas berbagai prestasi yang telah diraih, Nabila mengaku bangga dapat membawa nama Kota Tangerang dalam berbagai kompetisi. Ia berharap prestasi tersebut dapat terus berlanjut hingga ke tingkat nasional.
“Perasaannya sangat senang, bangga membawa Kota Tangerang. Karena Kota Tangerang kan kelahiran kita, kita mampu membawa di tingkat Banten, apalagi sampai ke nasional. Luar biasa bangga,” ujarnya.
Meski telah meraih berbagai prestasi, para atlet mengaku tidak ingin cepat berpuas diri. Sebab, setiap tahun selalu muncul atlet-atlet baru dengan kemampuan yang semakin baik sehingga para atlet dituntut untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi.









