TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID– Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (MenPPPA RI) Arifatul Choiri Fauzi mengunjungi Kampung Jimpitan Kompak Berbagi Berkah (KB2), Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten, Senin (16/12/2024).
Kunjungan MenPPPA di dampingi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin ini untuk mensosialisasikan program utamanya yakni Ruang Indonesia Bersama, yang fungsinya untuk perluasan layanan pengaduan, satu data tentang perempuan, dan anak berbasis desa.
Dia menjelaskan bahwa ada rekomendasi penelitian yang menunjukan kekerasan terhadap anak dan perempuan masih cukup tinggi dari data beberapa tahun terakhir. Ini menjadi perhatiaan yang seharusnya supaya tidak terjadi lagi.
“Jadi penelitian ini untuk menunjukkan bahwa sesungguhnya kekerasan terhadap anak dan perempuan masih cukup tinggi. Penelitiannya sudah di lakukan sejak 2016, 2018 dan terakhir kita lakukaan di 2024, waktu itu kuantitatif berupa data dan sekarang kualitatif, yang mana kita harus mensosialisasikan serta turun langsung, dan melihat bagaimana yang terjadi,” jelas Arifah Fauzi.
Program Ruang Indonesia Bersama dari KemenPPPA ini bertujuan agar tidak ada lagi kekerasan di manapun. Menghimbau kepada orang tua agar berinstropeksi diri dan lebih memperhatikan orang sekitar dan orang tersayang.

“Terkadang apa yang kita sampaikan belum bisa diterima oleh anak-anak, tapi seorang ibu pasti punya cara agar anak-anak kita ini bisa di dekati dengan cara yang baik, tidak dengan kekerasan,” ujarnya
Dia juga menambahkan, bahwa pentingnya melihat dari pola komunikasi, pola asuh, pola pendidikan dan bagaimana cara mencengahnya sehingga ada kenyamanan dan keharmonisan dalam keluarga.
“Intinya Komunikasi untuk mencegahnya, komunukasi di dalam keluarga itu sangat penting, bagaimana peran orang tua dalam bentuk komunikasi interpersonal. Keluarga akan lebih harmonis jika ada peran tersebut, yang memungkinkan tidak ada lagi kekerasan di manapun,” tambahnya.
Pj Wali Kota Tangerang, Nurdin, mengharapkan inisiasi yang disampaikan oleh Ibu Menteri bisa di adopsi ke kampung-kampung yang lain, Pemkot Tangerang pun terus mengupayakan dan menghimbau untuk stop kekerasan terhadap anak dan perempuan.
“Saya kira warga Kota Tangerang hari ini khususnya warga Kampung Jempitan dan sekitarnya menyambut meriah kedatangan Ibu Menteri PPPA, inisiasi yang sudah dilakukan di Kampung Jempitan itu akan kita kembangkan serta di adopsi ke kampung lain dan sejalan dengan peluncuran Ruang Bersama Indonesia yang akan di laksanakan pada 22 desember (Hari Ibu) nanti. Ini bagian dari komitmen kita Pemkot Tangerang untuk terus melakukan perlindungan kepada anak dan juga kepada perempuan karena masa depan kita juga ada pada mereka, kita juga menghimbau untuk mengutamakan stop pada kekerasan kepada anak, perempuan dan seksual,” harap Nurdin saat Doorstop kepada awak media.








