KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang merespon seruan Komite Ijtihad dan Fatwa IUMS (Persatuan Ulama Muslim Internasional) yang mendesak seluruh umat Islam dan negara maoritas muslim melakukan jihad melawan Israel dengan sejumlah cara termasuk intervensi mileter.
Ketua MUI Kota Tangerang KH. Baijuri Khotib menjelaskan, bahwasannya pihaknya tegak lurus kepada hasil ijtima Keulamaan.
“Kami tegak lurus dengan fatwa Keulamaan, apalagi hasil ijtima dan keputusan ulama se-dunia melihat konstelasi di Palestina, Gaza ini semakin hari bukan semakin baik, akhirnya keluar jihad,”ucapnya kepada Lensabanten, Rabu, 9 April 2025.
Namun Ia melanjutkan, bahwa makna Jihad yang dimaksud tersebut bukan semata-mata jihad perang.
“Maknanya jihad disini pembelaan sesuai dengan kapasitas masing-masing,”imbuhnya.
Ia meminta umat muslim di Indonesia, ksususnya di Kota Tangerang untuk bisa mengikut ijtima ulama tersebut sesuai kapasitasnya.
“Jika ada yang bisa berjihad senjata ya senjata mungking, yang ekonomi ekonomi, yang kesehatan keseahatan, banyak hal,”katanya.
Masih menurut Baijuri, pihaknya hingga saat ini masih terus menghimpun dana bantuan untuk Gaza. Koordinasi terus dilakukan bersama semua pihak termasuk pemerintah daerah.
“Kita ingin lakukan lebih dari yang kemarin, kita berikan bantuan akan kami salurkan melalui Baznas pusat dan kemenlu,”jelasnya.
Baijuri sendiri memandang saat ini umat muslim di Kota Tangerang dalam berjihad masih perlu digaungkan.
“Sifatnya ini masih gradual, masih perlu kita sentuh melalui event, edaran maka itu akan kumpul lagi, hal ini karena dipengaruhi jarak, informasi yang di terima,”pungkasnya.









