KARAWANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kakorlantas Polri Brigjen Aan Suhanan, dalam sebuah pernyataan penting, mengungkapkan bahwa penyebab kecelakaan yang terjadi masih dalam proses penyelidikan yang intensif. “Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan ini dengan seksama, kami lakukan olah TKP,” ujarnya. Penyebab Kecelakaan Tol Cikampek
Menurut laporan yang diterima, kecelakaan melibatkan sebuah bus dan sebuah mobil Terios. Seorang penumpang dari bus dilaporkan mengalami luka berat karena kejadian ini, sementara dari mobil Terios terdapat seorang penumpang dengan luka ringan. Penyebab Kecelakaan Tol Cikampek
Namun, yang lebih menyedihkan adalah bahwa dalam insiden ini terdapat 12 korban yang telah meninggal dunia. “Untuk kendaraan Grandmax ini ada 12 kantong mayat yang kita bawa ke RSUD Karawang,” kata Brigjen Aan Suhanan, Senin, 8 April 2024. Penyebab Kecelakaan Tol Cikampek
Proses identifikasi korban sedang dilakukan dengan cermat oleh tim medis karena seluruhnya mengalami luka bakar yang cukup parah.
Sementara itu, upaya untuk mengatasi kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas juga sedang dilakukan dengan menghentikan sementara kebijakan contraflow dari Jakarta. “Kita hentikan contraflow untuk memperlancar arus dari Jakarta,” jelas Brigjen Aan Suhanan.
Korban yang selamat akan segera dibawa ke RSUD Karawang, di mana akan ada tim DVI (Disaster Victim Identification) yang akan melakukan proses identifikasi lebih lanjut.
Kejadian ini terjadi tepatnya pada pukul 07.04 saat pelaksanaan kebijakan contraflow sedang berlangsung, menunjukkan betapa pentingnya evaluasi terhadap kebijakan tersebut untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.









