TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kabar duka menyelimuti masyarakat Tangerang atas kepergian Kak Herman, seorang sosok pramuka sejati yang meninggal dunia akibat kecelakaan tabrak lari.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026 dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB di depan steam apple Cisereh Gumarang, Kabupaten Tangerang.
“Telah terjadi kecelakaan semalem sekitar jam 01.00 di jembatan Gumarang korban meninggal dunia terlindas truck dan truck melarikan diri,” ujar pelapor, Raul Ceria.
Profil dan Dedikasi Almarhum
Kak Herman, yang memiliki nama lengkap R. Herman, lahir di Solo pada 21 Juli 1955 dan dikenal luas atas dedikasinya yang luar biasa bagi dunia kepramukaan. Selama puluhan tahun, beliau menjadi sosok inspiratif yang aktif membimbing serta memotivasi banyak generasi muda di wilayah Tangerang.
Ikon Sepeda Merah
Beliau sangat dikenal dengan ciri khasnya bersepeda, sering
melakukan perjalanan jauh dari Tangerang menuju bumi perkemahan di Cibubur hingga Jatinangor. Kesederhanaan dan semangatnya yang konsisten menggunakan sepeda merah dalam kegiatan pramuka membuat namanya sangat melekat di hati masyarakat.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026 dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB di depan steam apple Cisereh Gumarang
Selamat Jalan Sang Inspirator
Kepergian Kak Herman di usia 71 tahun meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar pramuka dan warga Tangerang yang mengenalnya. Selamat jalan Kak Herman, terima kasih atas segala pengabdian dan teladan yang telah engkau berikan bagi kita semua.
Prosesi Pemakaman
Jenazah sempat dibawa ke RSUD Balaraja sebelum disemayamkan di rumah duka di Jalan TMP Taruna No. 4, Kota Tangerang. Rencananya, almarhum akan disalatkan setelah Zuhur dan dimakamkan di TPU Kedaung.










