Bethsaida Hospital Serang Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Wasir

SERANG, LENSABANTEN. CO. ID– Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang cukup sering dialami masyarakat. Namun, tidak sedikit penderita yang menunda pemeriksaan karena merasa malu atau menganggap kondisi tersebut sebagai masalah yang tabu untuk dibicarakan.

Padahal, hemoroid dapat ditangani lebih efektif apabila mendapat penanganan medis sejak dini sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.

Bacaan Lainnya

Dokter Spesialis Bedah Umum Bethsaida Hospital Serang, dr. Leo Fajar, Sp.B, menjelaskan hemoroid merupakan pembengkakan dan peradangan pembuluh darah vena di bagian bawah rektum maupun anus.

Menurut dia, hemoroid pada dasarnya merupakan struktur normal yang dimiliki setiap orang dan berfungsi membantu mengontrol pengeluaran feses. Keluhan muncul ketika pembuluh darah tersebut mengalami pembengkakan.

“Saya ingin masyarakat memahami satu hal bahwa wasir bukan penyakit yang memalukan. Ini adalah kondisi medis yang sangat umum dan sangat bisa ditangani. Yang justru berbahaya adalah ketika rasa malu membuat seseorang menunda datang ke dokter hingga kondisinya semakin berat dan memerlukan penanganan yang lebih kompleks,” ujar dr. Leo dalam siaran tertulis, Senin 8 Juni 2026.

Ia menjelaskan, hemoroid terbagi menjadi dua jenis, yakni hemoroid interna yang berada di dalam rektum dan hemoroid eksterna yang muncul di sekitar anus. Dalam beberapa kasus, kedua jenis tersebut dapat terjadi secara bersamaan.

Berdasarkan tingkat keparahannya, hemoroid interna dibedakan menjadi empat derajat. Derajat pertama ditandai dengan perdarahan saat buang air besar tanpa adanya benjolan yang keluar.

Pada derajat kedua, benjolan keluar saat mengejan namun dapat masuk kembali secara spontan.

Derajat ketiga ditandai benjolan yang harus didorong kembali dengan tangan, sedangkan derajat keempat terjadi ketika benjolan menetap di luar dan tidak dapat dimasukkan kembali.

Menurut dr. Leo, pemeriksaan sejak awal memberikan peluang lebih besar bagi pasien untuk mendapatkan penanganan yang lebih sederhana tanpa perlu menjalani tindakan operasi besar.

Sejumlah faktor diketahui dapat meningkatkan risiko hemoroid, antara lain sembelit atau diare berkepanjangan, pola makan rendah serat, kurang konsumsi air putih, obesitas, pertambahan usia, faktor keturunan, hingga kebiasaan duduk terlalu lama di toilet.

Masyarakat juga disarankan segera memeriksakan diri apabila mengalami perdarahan yang terus berlangsung, darah bercampur dengan feses, nyeri hebat di area anus, benjolan yang tidak dapat dimasukkan kembali, maupun perubahan pola buang air besar yang disertai penurunan berat badan.

Ia menambahkan, perdarahan dari anus tidak selalu disebabkan oleh wasir sehingga diperlukan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebabnya. Untuk mencegah hemoroid maupun kekambuhannya, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi makanan berserat, mencukupi kebutuhan cairan, tidak menunda buang air besar, menghindari mengejan berlebihan, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta mengurangi kebiasaan duduk dalam waktu lama.

“Banyak pasien yang datang ke saya mengira mereka harus menjalani operasi besar yang menyakitkan. Kenyataannya, sebagian besar kasus hemoroid dapat ditangani dengan prosedur yang jauh lebih sederhana, bahkan bisa pulang di hari yang sama. Kuncinya adalah datang lebih awal, sebelum kondisinya semakin berat,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirta Mulya, mengatakan pihaknya menyediakan layanan penanganan hemoroid mulai dari konsultasi, tindakan non-bedah seperti ligasi dan skleroterapi, hingga prosedur bedah termasuk penggunaan teknologi laser yang disesuaikan dengan kondisi pasien.

“Kami menciptakan lingkungan yang aman, penuh empati, dan bebas stigma agar setiap pasien merasa nyaman untuk terbuka dan mendapatkan penanganan yang benar-benar mereka butuhkan. Kesehatan Anda adalah prioritas kami tanpa terkecuali,” ujarnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.