Puluhan Warga Dievakuasi Akibat Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Siapkan Pos Pengungsian

KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kepulan asap tebal akibat kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin mulai berdampak terhadap permukiman warga di sekitarnya. Sebagai langkah antisipasi terhadap risiko gangguan kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengevakuasi puluhan warga ke lokasi yang lebih aman.

Puluhan Warga Mengungsi

Bacaan Lainnya

Bupati Tangerang, Mochamad Maesal Rasyid, mengatakan sebanyak 30 kepala keluarga (KK) atau 62 jiwa untuk sementara ditempatkan di Kantor Desa Tanjung Mekar. Seluruh kebutuhan dasar para pengungsi telah disiapkan agar mereka tetap merasa aman dan nyaman selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

“Kami sudah menyiapkan kasur, makanan, minuman, dan pelayanan kesehatan bagi warga yang mengungsi. Alhamdulillah sampai saat ini kondisi mereka sehat dan tetap dalam pemantauan petugas,” ujar Maesal, saat dikonfirmasi Lensa Banten pada Rabu, 1 Juli 2026.

Selain menyediakan tempat pengungsian, Pemkab Tangerang juga mengerahkan tenaga kesehatan yang bersiaga selama 24 jam. Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama BPBD terus memantau kondisi para pengungsi, khususnya kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.

Antisipasi Sebaran Asap

Maesal mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa di wilayah terdampak untuk terus memantau perkembangan arah angin. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan meluasnya sebaran asap ke kawasan permukiman lainnya.

“Kami juga meminta Dinas Kesehatan melakukan pemetaan wilayah yang terdampak. Jika memang diperlukan, pemerintah akan kembali membuka lokasi evakuasi bagi masyarakat,” katanya.

Di samping itu, pemerintah daerah terus mendistribusikan masker kepada warga yang tinggal di sekitar TPA. Penggunaan masker diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran yang masih menyelimuti kawasan tersebut.

Layanan Publik Tetap Berjalan

Meski kebakaran masih berlangsung, Maesal memastikan aktivitas truk pengangkut sampah tetap berjalan. Untuk menghindari kemacetan di sekitar lokasi kebakaran, kendaraan pengangkut sampah sementara diarahkan ke lahan kosong yang telah disiapkan pemerintah.

Pemkab Tangerang juga memastikan seluruh kebutuhan warga yang mengungsi tetap terpenuhi selama masa penanganan kebakaran.

Selain menyediakan tempat pengungsian, petugas terus menyalurkan makanan, air bersih, masker, layanan kesehatan, serta melakukan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi terdampak apabila arah angin kembali berubah.

Kebakaran Masih Berlangsung

Kebakaran di TPA Jatiwaringin mulai dilaporkan pada Selasa, 30 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Hingga berita ini diterbitkan, kobaran api telah berlangsung lebih dari 24 jam dan belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Tangerang, BNPB, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya masih terus melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik api.

Pemerintah berharap proses pemadaman dapat segera diselesaikan agar dampak asap terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.