Respon Ketua BEM UI Usai Ditantang Anggota TNI untuk KKN di Papua, Simak Pernyataannya

BEM UI menyuarakan yang perlu untuk disuarakan. Tanah Papua adalah bagian dari Indonesia 

LENSABANTEN.CO.ID – Belakangan ini kita diramaikan dengan pernyatan oknum prajurit TNI yang mengajak BEM UI untuk KKN di Papua. Hal itu imbas dari pernyataan BEM UI yang mengkritik dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oknum prajurit TNI di papua. Respon Ketua BEM UI 

Setelah itu, kini akhirnya BEM UI membuat pernyataan melalui media sosial pada story akun pribadi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Verrel Uziel
dengan akun @verreluzl.  Respon Ketua BEM UI 

Bacaan Lainnya
Dalam unggahannya, berikut ini pernyataannya : Respon Ketua BEM UI 

BEM UI menyuarakan yang perlu untuk disuarakan. Tanah Papua adalah bagian dari Indonesia  setiap suara dari saudara kita layak disuarakan. Pelanggaran HAM dalm bentuk apapun tidak layak mendapatkan justifikasi.

Seorang warga sipil yang dianiaya dalam video tersebut pada akhirnya dilepaskan karena tidak terbukti bagian dari gerakn separtais. NKRI sebagai negara hukum sudah semestinya segala tindak tanduk berpedoman pada hukum yang berlaku. Masyarakat sipil tak jarang menjadi korban salah sasaran dan prajurit pun menjadi korban atas konflik berkepanjangan ini.

Raminya situasi ini juga dikarenakan respon anti kritik oknum-oknum prajurit TNI yang jumlahnya sangat banyak. Kapuspen TNI sudah mengakui bahwa penganiayaan dilakukan oleh oknum TNI dan meminta maaf serta tidak membenarkan kejadian tersebut.

Miris membaca komentar-komentar yang mampi di akun BEM UI atau saya pribadi yang keluar dari konteks dan menormalisasi kekerasan.

Sangat banyak ancaman dan intimidasi. sangat banyak oknum-oknum aparat yang anti kiritik dan melanggengkan kekerasan.

Lebih parah, sangat banyak yang akhirnya melakukan kekerasan seksual secara verbal kepada fungsionaris BEM UI. baiknya sama-sama introspeksi dan berbenah!

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.