TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang akan mengerahkan sekitar 150 personel gabungan untuk pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Persiapan ini dilakukan melalui koordinasi yang ketat bersama pihak kepolisian dan berbagai unsur terkait.
Sekretaris Dinas (Sekdis) Satpol PP Kota Tangerang, Agapito De Araujo, menjelaskan bahwa pengamanan Nataru akan dipusatkan melalui rapat koordinasi yang berada di bawah kendali Kepolisian Resor (Polres) setempat.
Kolaborasi dan Titik Pengamanan
Personel gabungan yang akan diturunkan terdiri dari berbagai instansi, mencakup:
– Satpol PP
– Dinas Perhubungan (Dishub)
– Kepolisian
– TNI, dalam hal ini Kodim
– Organisasi masyarakat (Ormas) yang dilibatkan untuk bersinergi dalam pengamanan
Menurut Agapito, pihaknya akan mendukung posko-posko yang didirikan di berbagai lokasi vital. Titik-titik pengamanan utama tersebut meliputi:
– Posko utama seperti di kawasan Tang City
– Beberapa rest area
– Beberapa gereja yang menjadi fokus pengamanan ibadah Natal
“Kita nanti berkolaborasi, kita bersinergi. Setiap posko itu kita akan support personel, 150 personel gabungan,” ujar Agapito, pada Selasa, 9 Desember 2025.
Agenda Razia akan Dibahas Setelah Rapat Koordinasi
Mengenai potensi agenda razia terhadap warung remang-remang atau kegiatan yang melanggar ketertiban umum, Agapito menyatakan bahwa hal tersebut merupakan agenda yang akan dilaksanakan. Namun, keputusan dan pelaksanaannya akan diputuskan setelah selesainya rapat koordinasi bersama unsur pengamanan lainnya.
“Itu agenda nanti kita akan laksanakan, tapi setelah kita rapat koordinasi,” tutupnya.
Dengan pengerahan personel gabungan ini, Pemerintah Kota Tangerang berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah dan perayaan akhir tahun berjalan lancar, aman, dan tertib. Sinergi antara TNI, Polri, dan Satpol PP diharapkan dapat menciptakan suasana kondusif bagi seluruh warga yang merayakan Nataru di wilayah Kota Tangerang.








