KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat 11 kejadian kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah pada Kamis, 23 Juli 2026. Kebakaran tersebut didominasi lahan berisi ilalang kering dan tumpukan sampah liar yang mudah terbakar di tengah kondisi cuaca panas.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang ,Achmad Taufik, mengatakan kejadian kebakaran dilaporkan secara beruntun sejak pagi hingga siang hari. Petugas bahkan harus bergerak cepat lantaran laporan baru hampir terus masuk setiap satu jam.
“Betul untuk hari ini ada penambahan jadi 11 titik (yang terbakar),” ujar Taufik saat dikonfirmasi.
Menurutnya, kondisi kemarau membuat sejumlah vegetasi menjadi kering dan mudah tersulut api. Hal serupa juga terjadi pada tumpukan sampah yang berada di sejumlah lahan kosong maupun area terbuka.
Kebakaran Tersebar di Sejumlah Kecamatan
Salah satu kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.50 WIB di Jalan Raya Salembaran, tepatnya di depan Sentra Kosambi. Tim pemadam dari Mako Kosambi langsung diterjunkan dan tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah menerima laporan.
Selain di kawasan Salembaran, kebakaran tumpukan sampah juga terjadi di Curug Wetan, Kecamatan Curug. Kemudian, kejadian serupa dilaporkan di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, serta Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya.
Sementara itu, api juga membakar ilalang di sejumlah lokasi. Di antaranya Desa Cileles dan Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, serta wilayah Kecamatan Pasar Kemis.
Seluruh Kebakaran Berhasil Ditangani
Taufik menyebut tingginya jumlah kejadian kebakaran dalam sehari menjadi perhatian tersendiri bagi BPBD Kabupaten Tangerang. Ia menyebut petugas hampir setiap satu jam menerima laporan terkait kebakaran baru di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Hampir tiap satu jam sekali tim dapat laporan. Dan semua kebakaran Alhamdulillah dapat tertangani,” kata Taufik.
BPBD Kabupaten Tangerang pun mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Kondisi cuaca panas dan kering dapat membuat ilalang, rerumputan, hingga tumpukan sampah lebih cepat terbakar.
“Kami ingatkan jangan buang puntung rokok sembarangan karena mudah bikin kebakaran,” pungkasnya.









