KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Gelaran Culinary Day yang digelar berdekatan dengan ajang lari Tangerang 10K membawa berkah tersendiri bagi industri perhotelan di Kota Tangerang. Sejumlah hotel mencatatkan lonjakan tingkat hunian, seiring membanjirnya peserta lari yang datang dari luar kota.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Dayanti Anggraeni, mengungkapkan bahwa kombinasi dua kegiatan tersebut berhasil menggerakkan sektor perhotelan secara signifikan.
“Tingkat kenaikan okupansi hotel berdasarkan catatan kami berkisar hingga 30 persen efek dari kegiatan Culinary Day,” jelasnya, Senin 14 September 2026.
Menurutnya, kenaikan okupansi ini menjadi indikator positif bahwa event kolaboratif semacam ini efektif dalam menarik minat wisatawan sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal, khususnya di sektor perhotelan dan kuliner.
Ajang Promosi bagi Pelaku Hotel
Efek positif dari kegiatan Culinary Day dirasakan langsung oleh para pelaku usaha perhotelan yang turut berpartisipasi sebagai peserta maupun sponsor. Salah satunya Citadines Connect Airport Jakarta, yang menjadikan momen ini sebagai kesempatan untuk memperkenalkan produk dan layanannya kepada masyarakat.
Perwakilan Citadines Connect Airport Jakarta, Yuni, mengatakan pihaknya merasa senang bisa ikut ambil bagian dalam acara tersebut.
“Acara Culinary Day kemarin sangat menyenangkan dan menjadi kesempatan yang baik bagi Citadines Connect Airport Jakarta untuk lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap partisipasi ini dapat semakin memperkenalkan nama Citadines, khususnya di kalangan masyarakat Tangerang dan sekitarnya.
Meski demikian, dari sisi penjualan, Yuni mengaku hasil yang diperoleh belum sepenuhnya sesuai target. Ia menyoroti posisi booth Citadines yang berada cukup jauh dari panggung utama sebagai salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kunjungan ke booth mereka.
“Untuk event berikutnya, kami berharap Citadines bisa mendapatkan posisi booth yang lebih dekat dengan area stage atau area yang memiliki traffic pengunjung lebih tinggi,” katanya, seraya menambahkan bahwa lokasi booth yang lebih strategis diharapkan dapat mengoptimalkan interaksi dengan pengunjung sekaligus potensi penjualan.
Golden Tulip: Okupansi Tembus 100 Persen
Sementara itu Golden Tulip Essential Tangerang. Marketing Communication (Marcomm) Manager Golden Tulip Essential Tangerang, Kania Citra Agustiara, menuturkan bahwa keikutsertaan hotelnya dalam Culinary Day bertujuan untuk membranding outlet “Kedai Kopi” milik mereka sekaligus meningkatkan awareness masyarakat Tangerang terhadap hotel dan produk food and beverage (F&B) yang dimiliki.
“Untuk penjualan cukup sesuai dengan harapan. Antusiasme pengunjung juga cukup ramai, terutama saat mencoba tester dan mengenal produk-produk Kedai Kopi,” ungkap Kania.
Namun, dampak paling signifikan justru dirasakan Golden Tulip Essential Tangerang dari ajang Tangerang 10K. Sebagai sponsor resmi acara Tangerang 10K – Kompas, hotel ini mencatatkan tingkat okupansi hingga 100 persen.
“Untuk Tangerang 10K, sangat memberikan impact positif untuk hotel. Kebetulan Hotel Golden Tulip Essential Tangerang officially sponsorship untuk acara Tangerang 10K – Kompas, dan occupancy hotel kami di 100 persen, alhamdulillah,” kata Kania.
Ia menjelaskan, lonjakan permintaan kamar datang dari panitia, pelaksana event, hingga peserta lari beserta keluarga yang turut menginap. Selain okupansi penuh, status sebagai sponsor resmi juga memberikan nilai tambah berupa eksposur brand melalui pemasangan logo di area acara. Sebagai bentuk apresiasi, Golden Tulip Essential Tangerang turut memberikan voucher special rate kepada para peserta Tangerang 10K.







