KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Perjalanan Seva tidak mudah dalam membangun YOUmau Coffe. Bubuk kopi asal Indonesia yang kini berhasil terjual hingga ke China.
Seva, pemilik nama asli Asep Saepudin menceritakan, 2023 terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaan yang memproduksi masker. Dari situ Ia sempat bingung harus bekerja dimana.
Sempat bekerja menjadi kontraktor bekerjasama dengan teman, justru nasib sial dirasakannya karena ditipu oleh temannya sendiri.
Tak patah arang, Seva kemudian pergi ke Bali. Disitu kemudian Ia melihat turis asing yang ternyata banyak membeli bubuk kopi untuk di jadikan oleh-oleh. Fase ini menjadi titk balik dirinya.
“Dari situ akhirnya saya mencoba untuk mencari petani kopi, ketemu. Kemudian saya membuat kemasan kopi untuk kemudian saya pasarkan,”ungkapnya ditemui di kantornya di kawasan Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin 6 Oktober 2025.
“Saya semua belajar otodidak, roasting juga sempat gagal,”katanya seranya tertawa mengingat proses yang dilalui.
Kemasan kopi jadi, Ia lalu mencoba memasarkannya. Namun hal itu tidak berjalan mulus, dirinya sempat di tolak oleh toko yang Ia tawari.
Beruntung, kemudian ada salah satu supermarket di Seminyak, Bali yang kemudian menerima produknya.
Dibawah bendera PT. Sevel Big miracle kini produk bubuk kopi YOUmau coffee terus merambah ke berbagai daerah seperti Bandung, Surabaya dan kota besar lainnya di Indonesia.
“Penjualan terbesar ada di Bali, banyak turis asal China yang kerap membeli produknya dengan jumlah yang cukup banyak,”tuturnya.
Produk berlabel YOUmau Coffe ini di kemas secara premium dan telah bersertifikat halal.
“Kami produksi di Kota Tangerang, namun untuk biji kopi kami bekerjasama langsung dengan para petani kopi di berbagai daerah di Indonesia,”ungkapnya.
Pria kelahiran Pandeglang, Banten ini pun mengaku ingin menghadirkan kopi cita rasa Banten di kemudian hari.
“Ya, saya ingin nanti membuat kopi khas Banten, sepertinya ada biji kopi di Pandeglang,”katanya.










