11 WNI Korban Konflik Iran-Israel Mendarat di Soetta

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Sebanyak 11 dari 29 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran akhirnya tiba dengan selamat di Tanah Air. Mereka mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah menempuh perjalanan panjang dari Istanbul, Turki, menggunakan Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK56 ETA.

Setibanya di bandara, kedatangan mereka disambut langsung oleh Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri, Andy Rachmianto, bersama Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha. Turut hadir pula Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Multilateral Kemenko Polhukam, Adi Winarso, serta Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Amerika dan Eropa, Vitto Rafael Tahar.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, dilakukan serah terima kepada perwakilan pemerintah daerah asal para WNI tersebut. Mayoritas dari mereka adalah mahasiswa yang berasal dari dua provinsi, yaitu Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

“Alhamdulillah kita bisa menjemput kepulangan WNI yang dievakuasi dari Iran sebanyak 11 jiwa. Ini jelas sudah sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” ujar Andy Rachmianto, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Andy menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan sejak awal meningkatnya ketegangan Iran-Israel. Arahan tersebut mendorong Kemlu untuk segera menyiapkan langkah-langkah evakuasi secara cepat dan terukur.

“Sehingga kita Alhamdulillah sejauh ini sudah berhasil mengeluarkan dari Iran kurang lebih 97 WNI. Tepatnya sebetulnya 96 WNI kita, karena satu orang adalah warga negara asing yang menikah dengan WNI kita yang tinggal di Iran selama ini,” ungkap Andy.

Ia menambahkan bahwa proses evakuasi dilakukan melalui perjalanan darat dari Teheran dan sejumlah kota lain menuju perbatasan Azerbaijan, kemudian dilanjutkan ke ibu kota Baku untuk menunggu penerbangan ke Jakarta.

“Alhamdulillah mereka dalam keadaan sehat, meskipun kita tahu perjalanan yang ditempuh oleh saudara-saudara kita sangat panjang. Sejak tanggal 20 yang lalu mereka sudah kita keluarkan dari Iran, beberapa hari mereka menunggu di Baku untuk menunggu penjadualan penerbangan ke Jakarta,” lanjutnya.

Sementara itu, 29 WNI lainnya yang dijadwalkan pulang hari ini menggunakan penerbangan Qatar Airways belum bisa tiba di Indonesia karena terjadi penundaan. Berdasarkan informasi dari staf Kementerian Luar Negeri, perubahan jadwal ini berkaitan dengan situasi terbaru yang memengaruhi proses pemulangan.

Sejumlah awak media dan petugas dari Kemlu sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta sejak pukul 15.00 WIB sesuai jadwal awal untuk menyambut kedatangan mereka.

Kepulangan para WNI ini menjadi bukti nyata kesigapan terkait hubungan diplomasi Indonesia dalam melindungi warganya di tengah konflik global. Pemerintah berharap seluruh proses pemulangan berjalan lancar dan seluruh WNI yang masih tertahan segera tiba di Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.