JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Penyanyi muda berbakat Adifa yang merupakan penyanyi hasil program Inkubasi Trinity Optima Production, akhirnya bisa merilis single perdananya yang berjudul, “Jatuh Lagi /Benci Lagi”.
Karya lagu yang merupakan hasil kolaborasi yang ia tulis bersama Simhala Avadana (A&R Trinity Optima Production) dan TinTin tersebut, bercerita tentang pasangan yang terus mencoba bertahan, di tengah hubungan yang sering mengalami badai baikan-berseteru-baikan-berseteru, namun sebenarnya mereka merasa cocok dan saling mencintai.
Lagu ini ditulis selama 5 bulan yang terkendala dalam menentukan topik lagu dan Adifa menyebut bahwa inspirasi topik lagu ini datang saat dirinya mendengarkan lagu Slank – “Ku Tak Bisa” di mobil.
“Terus terang aku merasa sedih, haru, lucu, geregetan, gemes dan juga kesal, kesedihan kayak gini seharusnya gak perlu diratapi, hadapi saja dengan perasaan yang lebih chill, yang penting tetap bisa ketawa dan joget, hadapi dengan enjoy dan berdamai dengan kesedihan. You don’t have to take yourself seriously terus,” kata Adifa, Sabtu, 27 Juli 2024.
Simhala Avadana, salah satu penulis lirik lagu tersebut mengaku bahwa gadis kelahiran 2001 ini termasuk musisi yang kooperatif, sehingga mudah membangun kerja sama dengannya.
Pasalnya, selama pembuatan lagu Adifa aktif memberi input dan mengajak diskusi. Dari segi suara, dirinya juga mempunyai karakter suara yang sangat kuat, ditambah personanya yang riang.
Wanita yang pernah membintangi sebuah Web Series yang berjudul “Loncat Kelas” ini mengaku puas dengan hasil music video yang dibuat oleh Michelle H dari rumah produkasi Otherlands yang mengusung konsep era 70-an dengan setting vintage dari mulai wardrobe yang dikenakan hingga nuansa warna klip musik.
Hal ini lantaran konsep yang dipersembahkan sesuai dengan keinginan Adifa yang ingin adanya instalasi seni couple yang menambah kesan menggemaskan.
Pada instalasi seni tersebut, dirinya sebagai perempuan yang menjadi model video musik, selalu dihibur dan diselamatkan oleh sahabat-sahabat perempuannya meskipun terkadang mereka juga geram mendengar kisah cinta temannya yang toxic itu.
Lewat lagunya ini, Adifa berharap dapat menemani para pendengar di momen-momen berharga dan happy mereka bersama orang-orang terdekat dan memiliki perasaan yang sama bahwa mereka tidak sendirian.
Walau begitu Adifa memberi catatan bahwa hubungan yang sudah terlalu toxic juga tidak perlu dipertahankan.
“Dalam hidupku ini aku merasa banyak sekali musisi yang make me feel that way. Jadi, aku ingin juga bisa memberikan kehangatan itu, dalam precious moments orang-orang dengan rilisnya lagu ini. I hope people can dance around to this song!” ujar penyanyi yang mulai berkarir di unia tarik suara ketika berusia 14 tahun ini.









