JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Industri perfilman Tanah Air kembali kedatangan amunisi baru yang siap menggoyang bioskop: Agen +62. Disajikan oleh rumah produksi Wahana Kreator, film ini bukan sekadar tontonan jenaka, tapi juga refleksi cerdas tentang dinamika sosial Indonesia melalui lensa mata-mata kelas bawah.
Salman Aristo, CEO sekaligus produser eksekutif Wahana Kreator, mengungkapkan bahwa ide film ini lahir dari keinginan menghadirkan cerita yang membekas dan dekat dengan penonton. “Kita coba mengembangkan kisah tentang generasi yang harus nyamar jadi pegawai salon. Dari situ, berkembang jadi film komedi aksi yang penuh warna,” ujarnya.
Film ini mengisahkan Dito dan Martha, dua agen rahasia dari PUANAS, badan intelijen fiktif paling ‘rendahan’ di negeri ini. Ironisnya, justru karena status mereka yang dianggap sepele, mereka selamat dari serangan siber yang melumpuhkan seluruh jaringan intelijen nasional. Kini, mereka harus membongkar jaringan judi online terbesar di Indonesia.
Menariknya, Agen +62 sempat dirancang dengan judul awal Intel Melayu, sindiran ierhadap gaya intel lama. Namun, menurut produser Orchida Ramadhania, istilah itu kurang relevan untuk generasi muda. “Keanu aja bingung, ‘Intel Melayu apaan?’ Jadi kami ubah ke Agen +62 yang lebih nge-klik,” jelasnya.
Film ini ditulis oleh Candra Aditya dan Diva Apresya, dua penulis muda yang resah melihat situasi bangsa. “Semua berita bikin stress. Lewat film ini, kami mencoba menyampaikan aspirasi rakyat dengan cara yang ringan dan menghibur,” ujar Diva.
Tak hanya menjual tawa, film ini menyisipkan kritik sosial dan refleksi kehidupan sehari-hari. “Indonesia itu survive dengan tawa. Dan itu yang mau kita angkat, supaya kita bisa ketawa bareng lagi,” ucap Orchida.
Tak hanya menjual tawa, film ini menyisipkan kritik sosial dan refleksi kehidupan sehari-hari. “Indonesia itu survive dengan tawa. Dan itu yang mau kita angkat, supaya kita bisa ketawa bareng lagi,” ucap Orchida.
Disutradarai oleh Dinna Jasanti dan dibintangi oleh Keanu, Cinta Laura, Fanny Fadillah, hingga Rieke Diah Pitaloka, Agen +62 menjanjikan akting solid dan nostalgia unik. Rieke bahkan kembali ke layar lebar setelah lebih dari 15 tahun
absen.
Film Agen +62 akan tayang di seluruh bioskop mulai 3 Juli 2025. Siap-siap tertawa, berpikir, dan menyelami dunia spionase versi Indonesia yang penuh kejutan.(san/*) #artwork dok. ig@filmagenplus62










