APJI Buka Program Pembinaan UMKM, Fokus Tingkatkan Kualitas Usaha Boga

Ibu Paula Theodora dan Robert Valentino saat di wawancarai awak media.

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kota Tangerang membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bergabung sebagai anggota binaan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas usaha kuliner agar mampu berkembang dan bersaing di industri jasa boga.

Anggota APJI Kota Tangerang, Robert Valentino, mengatakan program pembinaan tersebut menjadi bagian dari misi organisasi dalam membantu UMKM naik kelas melalui pendampingan dan transfer pengetahuan.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, APJI Kota Tangerang saat ini memiliki sekitar 30 anggota aktif. Selain itu, organisasi juga memiliki anggota binaan yang tersebar di setiap kecamatan di Kota Tangerang.

“UMKM ini nantinya diharapkan bisa berkembang menjadi pengusaha mikro yang memiliki kualitas baik. Jadi APJI hadir sebagai benang merah untuk bersama-sama maju,” ujar Robert, baru-baru ini ditemui di Kota Tangerang.

Ia menjelaskan, anggota binaan berbeda dengan anggota aktif. Para pelaku UMKM yang masuk kategori binaan tidak dibebankan persyaratan administrasi seperti iuran tetap maupun kewajiban lain yang berlaku bagi anggota aktif.

“Kami memahami kondisi usaha mikro yang mungkin masih berat jika harus memenuhi seluruh syarat keanggotaan. Karena itu mereka kami masukkan sebagai anggota binaan,” katanya.

Melalui program tersebut, APJI memberikan berbagai pembekalan kepada pelaku UMKM, khususnya terkait pengelolaan makanan sesuai standar kesehatan dan kualitas produk.

Robert menuturkan, pembinaan itu juga bertujuan menciptakan jaringan usaha yang saling mendukung. Ketika anggota APJI mendapatkan pesanan dalam jumlah besar, UMKM binaan dapat dilibatkan untuk membantu produksi.

“Misalnya ada pesanan kue sampai 1.000 pieces, anggota binaan bisa dilibatkan karena kualitasnya sudah kami ketahui melalui proses pembinaan,” jelasnya.

Tak hanya itu, APJI juga membantu UMKM dalam pengurusan legalitas usaha, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga akses koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan instansi pemerintah terkait.

Robert menegaskan, APJI Kota Tangerang terbuka bagi seluruh UMKM kuliner yang ingin berkembang bersama.

“Silakan bergabung, kami terbuka untuk UMKM. Nantinya kami bantu pendampingan, transfer ilmu, hingga mempermudah akses legalitas usaha,” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.