ASIX Luncurkan LIBRA, Platform AI Enterprise untuk Percepat Transformasi Digital

ASIX Luncurkan LIBRA, Platform AI Enterprise untuk Percepat Transformasi Digital

BANDUNG, LENSABANTEN.CO.ID — PT ASIX Indonesia Cerdas (ASIX), anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), meluncurkan platform kecerdasan buatan (AI) bernama LIBRA yang dirancang untuk membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjaga keamanan data.

Peluncuran platform bertema “Future Activated” tersebut digelar di ITB Innovation Park, Bandung, sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi digital di lingkungan industri dan korporasi.

Bacaan Lainnya

LIBRA hadir sebagai asisten AI berstandar enterprise yang mampu membantu proses administrasi, mempercepat pengambilan keputusan, hingga mendukung produktivitas perusahaan melalui otomatisasi alur kerja.

Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas, Andrie Tjioe, mengatakan LIBRA dikembangkan untuk menjadi mitra digital yang aman dan adaptif dalam mendukung kebutuhan operasional perusahaan.

“LIBRA bukan hanya alat bantu, tetapi mitra digital yang membantu tim bekerja lebih cepat dan efisien, mulai dari pencarian informasi hingga penyederhanaan proses kerja internal tanpa mengorbankan keamanan data,” ujar Andrie dalam peluncuran tersebut.

Ia menjelaskan, pengembangan LIBRA merupakan hasil kolaborasi strategis antara ASIX dengan China Mobile JiuTian Artificial Intelligence Technology (Beijing) Company Limited bersama Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kolaborasi tersebut juga terhubung dengan keberadaan AI Joint Lab yang menjadi sinergi antara Sinar Mas, China Mobile, dan ITB dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan.

Kepala Biro Data dan Informasi Dewan Pertimbangan Presiden RI, M. Arfan Sahib Sali Kando, menilai kehadiran LIBRA sejalan dengan agenda percepatan transformasi digital nasional yang aman dan berkelanjutan.

Menurut dia, pemanfaatan AI dapat meningkatkan efisiensi organisasi sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di sektor teknologi digital.

“Peluncuran LIBRA menjadi salah satu langkah penting dalam membangun fondasi kedaulatan digital Indonesia melalui kolaborasi pemerintah, industri, dan akademisi,” katanya dalam siaran pers yang diterima, Rabu, 13 Mei 2026.

Sementara itu, perwakilan ITB Dr. Ian Josef Matheus Edward menyebut LIBRA menjadi contoh implementasi kolaborasi teknologi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif untuk kebutuhan industri masa depan.

Dari sisi teknologi, Patrick Hu dari China Mobile JiuTian Company mengatakan pihaknya mendukung pengembangan LIBRA melalui penyediaan infrastruktur AI berskala enterprise yang mengutamakan stabilitas, skalabilitas, dan keamanan data.

LIBRA dilengkapi sejumlah fitur berbasis AI seperti AI Assistant, Document Translator and Summarizer, hingga Meeting Transcription yang mampu mengubah hasil rapat menjadi catatan otomatis dan terstruktur.

Selain itu, platform tersebut juga menyediakan fitur Image Generator, dubbing multibahasa, serta LIBRA Business Suite untuk mendukung efisiensi operasional di berbagai departemen perusahaan.

CEO PT DSST Daya Mas Gemilang, Marlo Budiman, mengatakan kehadiran LIBRA menjadi bagian dari strategi DSSA dalam mempercepat transformasi digital nasional melalui penyediaan solusi AI yang aman dan adaptif bagi sektor industri.

Menurut dia, perusahaan akan terus memperkuat pengembangan infrastruktur teknologi guna mendukung terciptanya operasional bisnis yang tangguh dan berdaya saing global.

Melalui kolaborasi ASIX, China Mobile, dan ITB, LIBRA diharapkan dapat menghadirkan solusi teknologi berstandar internasional yang tetap relevan dengan kebutuhan industri di Indonesia.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.