TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Untuk pertama kalinya, Bespoke Project menampilkan koleksi terbaru mereka di runway JF3. Konsep yang diusung ialah “Intristic Motivation” dengan mempresentasikan 30 busana dalam panggung JF3 2024.
Jeremy Hartono, founder Bespoke Project mengungkapkan keistimewaan dan tantangan dalam proses produksi koleksi. “Koleksi ini spesial karena kami menggandeng desainer Ofie Laim, yang mostly menggunakan wastra sebagai main material. Menarik nya dalam kolaborasi kali ini memadukan dua style yang berbeda dari dua generasi yang berbeda, inilah yang kemudian menjadi challenge bagi Ofie untuk menyelaraskan dua vibrasi yang berbeda ini menjadi satu kesatuan yang menarik.”
Koleksi ini lahir dari semangat dan kesenangan, menularkan optimisme tidak hanya bagi pemakai namun juga bagi siapa saja yang menyaksikannya.
Uniknya, “Intrinsic Motivation” hadir dalam dua kapsul dengan karakter tidak selaras, yakni “Bohemian” dan “Poverty Chic/Poor Chic.”
- Bohemian: Kebebasan dan Antikemapanan
Kapsul pertama, Bohemian, terinspirasi dari gerakan kultur bohemian yang cinta kebebasan, antipati terhadap hedonisme dan materialisme. Koleksi ini menghadirkan eksplorasi denim dalam gaya bohemian, menggambarkan kebebasan dan kreativitas tanpa batas. Dari jaket oversized hingga rok flowing, setiap potongannya dirancang untuk memancarkan keindahan dan kebebasan berekspresi.
di Panggung Debut JF3 2024. foto : eky
- Poverty Chic/Poor Chic: “Kegembiraan” dalam Kemiskinan
Kapsul kedua, Poverty Chic/Poor Chic, memberikan imajinasi baru tentang gaya yang “menyenangkan” dari kemiskinan. Dengan sentuhan denim cabik yang terinspirasi dari tampilan rockstar, koleksi ini menghadirkan estetika artsy dari rakyat miskin kota. Setiap detailnya menggambarkan gaya hidup yang sederhana namun penuh karakter, penuh cerita.
Ofie Laim ditemui usai acara menuturkan bahwa pada peragaan busana kali ini mengusung tema yang tanpa batas tapi tetap memiliki benang merah.
“Konsep menggambarkan sebuah sesuatu yang tidak ada batasan tapi tetap ada benang merah.”
Keistimewaan koleksi ini tidak hanya terletak pada konsepnya. Bespoke Project pun mengutamakan sustainability dengan mengusung proses upcycling, dimana sebagian material dibuat dari bahan sisa produksi sebelumnya.










