Cegah Abrasi di Pesisir Utara Tangerang Mahasiswa HIMAKOM UBD Bersama Warga Tanam Ratusan Mangrove

Cegah Abrasi di Pesisir Utara Tangerang Mahasiswa HIMAKOM UBD Bersama Warga Tanam Ratusan Mangrove
Cegah Abrasi di Pesisir Utara Tangerang Mahasiswa HIMAKOM UBD Bersama Warga Tanam Ratusan Mangrove. foto : Ist

KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) Universitas Buddhi Dharma (UBD) menanam 150 bibit mangrove di Pantai Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 24 Oktober 2026. Kegiatan bertajuk “Harmoni Alam: Menanam Hari Ini untuk Esok Hari” ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan pesisir.

Ketua Pelaksana, Cheiyra Nathania Dewi, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu cara mahasiswa untuk terlibat langsung dalam menjaga lingkungan. Selain menjalankan program kerja kampus, kegiatan ini juga diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Bacaan Lainnya

“Penanaman mangrove ini merupakan bagian dari program kerja HIMAKOM UBD, yaitu PKM. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan pesisir,” ujar Cheiyra.

Ia berharap bibit mangrove yang ditanam bisa tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Menurutnya, menjaga lingkungan perlu dilakukan bersama agar dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Kami berharap 150 bibit mangrove yang ditanam bisa tumbuh dengan baik dan membantu mencegah abrasi. Semoga kegiatan ini juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Universitas Buddhi Dharma
Cegah Abrasi di Pesisir Utara Tangerang Mahasiswa HIMAKOM UBD Bersama Warga Tanam Ratusan Mangrove (2)

Rektor UBD, Assoc. Prof. Dr. Limajatini, S.E., M.M., B.K.P., C.T.C., C.M.A., mengapresiasi inisiatif mahasiswa Ilmu Komunikasi yang menggelar kegiatan penanaman mangrove. Ia menilai kegiatan seperti ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus ikut menjaga lingkungan.

“Luar biasa sekali inisiatif dari mahasiswa Ilmu Komunikasi bersama HIMAKOM yang sudah menyelenggarakan penanaman mangrove ini. Sekarang isu lingkungan sedang hangat-hangatnya di Indonesia, termasuk pelestarian lingkungan hidup dan ekosistem laut,” ujar Limajatini.

Ia menjelaskan, mangrove memiliki peran penting dalam menahan abrasi dan menjaga ekosistem laut. Bibit yang ditanam diharapkan tumbuh menjadi kawasan mangrove yang bisa membantu melindungi wilayah pesisir.

“Sekali menanam mangrove, bibit ini nantinya akan menjadi hutan mangrove yang membantu menahan abrasi dan menjaga ekosistem laut. Mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga belajar langsung bersama masyarakat dan lingkungan melalui pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Anom, Asbihani, menilai penanaman mangrove penting untuk menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi. Ia berharap masyarakat setempat ikut terlibat agar bibit yang ditanam bisa tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Penanaman mangrove ini sangat penting untuk membantu mencegah abrasi di wilayah pesisir. Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga lingkungan agar manfaatnya bisa dirasakan bersama,” ujar Asbihani.

Ia juga berharap perangkat desa, RT/RW, dan para nelayan ikut memantau serta merawat mangrove yang sudah ditanam. Menurutnya, penanaman perlu dibarengi dengan perawatan agar bibit mangrove dapat tumbuh dengan baik.

“Kami berharap perangkat desa, RT/RW, dan para nelayan bisa ikut memantau serta merawat mangrove yang sudah ditanam. Jadi, jangan hanya ditanam, tetapi juga dijaga supaya bisa tumbuh dengan baik,” tambahnya.

Penanaman 150 bibit mangrove ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berlanjut dengan perawatan bersama agar bibit bisa tumbuh dengan baik. Melalui program PKM ini, HIMAKOM UBD ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana yang membawa manfaat bagi masyarakat pesisir.

Sebagai informasi, penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari program kerja HIMAKOM UBD, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Melalui kegiatan ini, mahasiswa ingin ikut menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan kawasan pesisir.

Kegiatan ini diikuti civitas akademika UBD, jajaran rektorat, Kaprodi dan Dosen Ilmu. Sejumlah organisasi HIMAKOM dari luar kampus juga turut hadir, di antaranya dari UNIS, UMT, UBSI Cimone, dan MAVIB Raharja.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.