TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Kekayaan kuliner Sumatera kembali hadir dalam Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026 yang digelar Summarecon Mall Serpong (SMS). Memasuki penyelenggaraan ke-14, festival kuliner tahunan ini mengusung tema “Satu Jalur Seribu Rasa – Lintas Sumatera”.
Berlangsung pada 13 Agustus hingga 13 September 2026 di Area Parkir Timur Summarecon Mall Serpong, FKS 2026 mengajak pengunjung menikmati beragam kuliner khas dari sejumlah daerah di Sumatera, mulai dari Aceh, Medan, Padang, Palembang, hingga Lampung.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2011, FKS konsisten mengangkat kekayaan kuliner Nusantara sekaligus mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha kuliner. Tahun ini, konsep tersebut diperkuat dengan menghadirkan sejumlah tenant yang menyajikan makanan langsung dari daerah asalnya.
Center Director Summarecon Mall Serpong Finnah Ngadio mengatakan, tema “Satu Jalur Seribu Rasa – Lintas Sumatera” diharapkan tidak sekadar menjadi konsep festival, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kekayaan kuliner Sumatera.
“Dalam penyelenggaraan kali ini, kami memberikan label ‘Autentik’ kepada 13 tenant yang menyajikan menu khas dan berasal langsung dari daerah asalnya di Sumatera,” ujar Finnah.
Menurut dia, FKS diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan antara pelaku kuliner dan masyarakat. Festival tersebut sekaligus membuka peluang bagi pelaku UKM untuk berkembang dan ikut menjaga keberagaman kuliner Indonesia.
Sajian autentik dari berbagai daerah
FKS 2026 menghadirkan ratusan pilihan kuliner. Sebanyak 13 tenant mendapat label “Autentik” karena membawa menu khas yang berasal dari daerah asalnya, khususnya Lampung, Palembang, dan Padang.
Dari Lampung, pengunjung dapat mencicipi Bakso Son Haji Sony dan Mie Koga.
Sementara dari Palembang, tersedia Pempek Beringin Palembang sejak 1970 & Oleh-oleh Beringin, Es Kacang Merah Asuk Koboy, Mie Celor 26 Ilir H. M. Syafei Z, serta Bakmi Aloi.
Adapun kuliner khas Padang diwakili oleh Teh Talua Malimpah Mak Datuak, Kripik Balado dan Rendang & Dendeng Christine Hakim Asli Padang, Martabak & Roti Cane Kubang Hayuda, Nasi Goreng & Mie Goreng Kubang Hayuda, serta Sate Mak Syukur Padang Pandjang.
Pempek Beringin Bawa Cita Rasa Palembang Langsung dari Daerah Asal
Salah satu tenant yang turut membawa label autentik adalah Pempek Beringin Palembang sejak 1970. Kehadirannya di FKS 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kuliner khas Palembang sekaligus memperluas pengenalan merek kepada masyarakat di luar Sumatera Selatan.
Penanggung jawab Pempek Beringin Zidan mengatakan, keikutsertaan dalam FKS 2026 salah satunya bertujuan memperkenalkan produk khas Palembang kepada masyarakat secara lebih luas.
“Tujuan kami ikut festival ini yang pertama ingin mengenalkan produk khas Palembang dan tentunya memperkenalkan Pempek Beringin kepada khalayak umum,” ujarnya.

Ia menegaskan, produk yang dibawa ke festival tersebut dibuat langsung dari Palembang. Hal itu menjadi salah satu bagian penting dari konsep autentik yang ditawarkan kepada pengunjung.
“Produk kami langsung dari Palembang, bukan dari Demang,” katanya.
Dari sisi bahan baku, Pempek Beringin mempertahankan penggunaan ikan tenggiri segar. Produk juga dibuat tanpa bahan pengawet dengan memperhatikan proses produksi yang higienis.
“Kami memakai bahan yang fresh, tidak menggunakan bahan pengawet, dibuat dengan bahan yang sangat higienis dan menggunakan ikan tenggiri,” ujarnya.
Selain pempek klasik, sejumlah varian menjadi menu yang paling banyak diminati pengunjung. Dua di antaranya adalah Pempek Kapal Selam Telur Asin dan Pempek Keju.
Menurutnya, kedua varian tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena menawarkan pilihan rasa yang berbeda dari pempek pada umumnya.
“Yang paling banyak diminati itu Pempek Telur Asin dan Pempek Keju,” katanya.
Tidak hanya menjual pempek, tenant tersebut juga menghadirkan sejumlah makanan khas Palembang lainnya, seperti celimpungan, tekwan, dan mie celor. Celimpungan sendiri merupakan olahan adonan pempek yang disajikan dengan kuah bercita rasa kari.
Untuk harga, pempek berukuran kecil dibanderol mulai sekitar Rp10.000 per buah, sedangkan pilihan lainnya tersedia hingga kisaran Rp45.000.
Pempek Beringin juga menyediakan produk dalam bentuk frozen food yang dapat dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia. Dengan demikian, masyarakat yang ingin menikmati produk tersebut di luar Palembang tetap dapat memesannya untuk dikonsumsi di rumah.
Tingginya Antusiasme Pengunjung
Keikutsertaan dalam FKS 2026 juga menjadi momentum bagi tenant untuk menjangkau konsumen dalam jumlah besar. Penanggung jawab Pempek Beringin menyebut penjualan pada hari biasa dapat mencapai sekitar 10.000 porsi per hari, sementara pada akhir pekan jumlahnya bisa meningkat hingga sekitar 20.000 porsi.

Festival Kuliner Serpong 2026 Hadirkan Jelajah Rasa Autentik Lintas Sumatera
Tingginya permintaan tersebut menunjukkan antusiasme pengunjung terhadap kuliner khas Sumatera, termasuk produk yang membawa cita rasa langsung dari daerah asalnya.
Selain tenant berlabel autentik, pengunjung juga dapat menemukan sejumlah kuliner lain, seperti Sate Padang Pariaman Putra Koto, Soto Padang & Mie Tahu Uni Vina, Lamang Tapai Uni Dewi, Si Paling Si Padang Keliling, Pisang Kapik, dan Pisang Santan Sutan Muda.
Pilihan kuliner khas Medan turut melengkapi festival melalui Kede Cesku, Mie Keriting Siantar Alai, dan Martabak Piring Medan Bang Naga. Sementara dari Aceh, pengunjung dapat menikmati Mie Aceh Seulawah.
Nuansa Sumatera hingga Panggung Musik
Pengalaman kuliner di FKS 2026 tidak hanya mengandalkan sajian makanan. Area festival turut dihiasi dekorasi bertema Sumatera yang menghadirkan sejumlah ikon daerah.
Pengunjung dapat menemukan miniatur landmark seperti Jam Gadang, rumah adat, hingga dekorasi tiga dimensi yang memperkuat karakter visual dari berbagai daerah yang diangkat dalam festival.
Suasana festival juga diramaikan penampilan sejumlah musisi Tanah Air. Geisha tampil pada 13 Agustus, disusul RNB Trio pada 15 Agustus dan Vierratale pada 22 Agustus.
Selanjutnya, Ovhi Firsty dijadwalkan tampil pada 24 dan 25 Agustus, Adrian Khalif pada 29 Agustus, serta Rany Simbolon pada 5 September. Rangkaian FKS 2026 akan ditutup dengan penampilan Barasuara pada 13 September.
Selain pertunjukan musik, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kegiatan komunitas dan institusi pendidikan, seperti tari tradisional, parade budaya, eating & cooking competition bersama Yuk Makan, penampilan Rhapsody Music Center, serta live music yang berlangsung selama periode festival.
Berburu Hadiah Selama Festival
Summarecon Mall Serpong juga menyiapkan program apresiasi bagi pengunjung melalui “Satu Jalur Seribu Hadiah” dan “Satu Jalur Seribu Momen”.
Melalui program “Satu Jalur Seribu Hadiah”, pengunjung dapat mengumpulkan stamp dari transaksi untuk mendapatkan kesempatan memperoleh voucher makan hingga hadiah utama berupa 10 logam emas, masing-masing seberat 0,5 gram.
Sementara itu, program “Satu Jalur Seribu Momen” mengajak pengunjung membagikan pengalaman mereka selama FKS 2026 melalui Instagram Story. Peserta berkesempatan mendapatkan voucher makan.
Informasi mengenai mekanisme dan ketentuan program dapat diperoleh melalui situs resmi Summarecon Mall Serpong dan akun Instagram @sms_serpong.








