Hari Pengabdian Nasional, HIMAKOM UBD dan Aktivis Lingkungan Dorong Aksi Nyata untuk Bumi Tangerang

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Setiap tanggal 4 November diperingati sebagai Hari Pengabdian Masyarakat Nasional. Momen ini menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Tahun ini, peringatan yang jatuh pada Selasa, 4 November 2025 disambut dengan berbagai kegiatan sosial di Kota Tangerang. Mulai dari kerja bakti, edukasi lingkungan, hingga aksi penghijauan dilakukan oleh komunitas, lembaga, dan organisasi mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Salah satu yang turut berpartisipasi adalah Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Buddhi Dharma (HIMAKOM UBD). Organisasi ini tengah menyiapkan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Green Generation”, yang akan digelar pada Jumat, 14 November 2025 mendatang.

Ketua Umum HIMAKOM UBD, Erlangga Harimurti, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan dan komunikasi berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam menggerakkan sebagai agen perubahan, sosial, dan ekologis (peduli terhadap lingkungan).

BACA JUGA  : Kantor Ekspedisi di Citra Raya Ditembak Pria Misterius

“Melalui Green Generation, kami ingin mengedukasi mahasiswa dan masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dan membangun komunikasi yang berkelanjutan,” ujar Erlangga, kepada Lensa Banten.

Program PKM HIMAKOM UBD akan berisi kegiatan edukatif berupa workshop pengelolaan sampah organik, diskusi publik, serta penanaman simbolis pohon di lingkungan kampus. Setiap kegiatan dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mempraktikkan langsung kontribusi nyata untuk lingkungan.

“Melalui kolaborasi tersebut, HIMAKOM UBD menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam mendukung gerakan hijau di Kota Tangerang. Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan perubahan positif bagi lingkungan sekitar,” tambah Erlangga.

Aktivis Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Jampank Hermawan, turut mengapresiasi gerakan mahasiswa yang peduli pada isu ekologis. Ia menilai semangat pengabdian harus diarahkan pada tujuan yang lebih berdampak bagi masyarakat luas.

BACA JUGA  : BAZNAS Kota Tangerang Luncurkan Program Z-Auto, Dukung Kemandirian Ekonomi Mekanik Lokal

“Tujuan pengabdian masyarakat itu kan untuk mendorong kesadaran lingkungan, pemberdayaan ekonomi, dan kehidupan yang lebih berkelanjutan,” tegas Jampank, kepada Lensa Banten.

Ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam menguatkan program pengabdian yang berorientasi pada solusi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

“Saya hanya meminta, bahwa setiap program Pemkot Tangerang tentang pengabdian masyarakat tidak hanya menyentuh permukaan saja, tetapi juga menyelesaikan akar permasalahan yang ada seperti kesenjangan sosial,” tegasnya.

Peringatan Hari Pengabdian Masyarakat Nasional tahun ini menjadi momen penting untuk memperkuat kesadaran sosial dan ekologis di kalangan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi, pengabdian diharapkan tidak hanya berhenti sebagai simbol, tetapi terus berlanjut sebagai gerakan berkelanjutan demi masa depan yang lebih hijau dan berdaya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.