KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Gas LPG 3 kg masih dapat ditemukan di Kota Tangerang meskipun ada pembatasan. Beberapa warga mengaku tetap bisa membelinya. Meski demikian, ini patut diwaspadai menjelang momen Ramadan 1446 Hijriah mendatang, dimana permintaan cenderung akan naik.
Salah satu warga Kecamatan Batu Ceper, Rusdi, mengatakan bahwa hingga saat ini ia masih bisa mendapatkan LPG 3 kg dari pengecer.
“Enggak kesusahan, Alhamdulillah. Biasanya beli di warung-warung. Tapi mereka nggak nyetok banyak, yang penting sekarang sudah nggak antre seperti sebelumnya,” ujarnya kepada LensaBanten pada Senin, 17 Februari 2025.
Rusdi mengaku biasanya membeli dua tabung sekaligus. Menurutnya, ada warung yang masih memperbolehkan pembelian dua tabung, tetapi ada juga yang tidak. Ia juga menyadari bahwa harga gas di setiap warung berbeda-beda.
“Tergantung warungnya, Bang. Kalau harganya masih di kisaran Rp18.000 sampai Rp20.000, saya nggak masalah. Yang penting masih standar, nggak sampai Rp30.000 atau lebih. Kalau mahal, saya cari tempat lain yang lebih murah,” katanya.
Warga Kecamatan Periuk, Anisa, juga menyampaikan bahwa keluarganya biasanya menerima kiriman langsung dari penjual. Hingga saat ini, ia masih mendapatkan kiriman gas, meskipun dalam jumlah terbatas.
“Kalau saya dikirim sama orangnya, Bang, tapi terbatas, tergantung stoknya. Biasanya kalau mau beli lebih dari satu juga sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Sementara itu, pemilik agen gas di Kecamatan Karang Tengah, Abdul, memastikan bahwa distribusi pasokan LPG 3 kg di Kota Tangerang masih berjalan lancar dan sesuai jadwal.
“Dari sisi pasokan tidak ada masalah. Misalnya, satu pangkalan mendapat alokasi 100 tabung, tetap dapat 100 tabung,” ujarnya.
Menurut Abdul, saat ini ada kemungkinan perubahan perilaku konsumen akibat kekhawatiran sulit mendapatkan LPG 3 kg. Biasanya, satu tabung sudah cukup, tetapi kini banyak warga membeli tambahan tabung sebagai cadangan.
“Jangan panic buying karena akan mengganggu distribusi pasokan. Tidak perlu menyetok banyak, karena pasokan rutin tetap tersedia di pangkalan,” katanya.
Belum ada informasi dan pengupayaan lebih lanjut dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, tetapi bisa dipastikan stok gas LPG dibeberapa kecamatan aman. Warga bisa membeli secara eceran, dan tidak mengantre lagi.










