KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Jumlah jemaah haji asal Provinsi Banten yang wafat di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga Selasa, 2 Juni 2026, tercatat sebanyak sembilan jemaah meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten, Nasrul Latif. Ia mengatakan data tersebut masih dapat berubah karena proses pendataan dan pemantauan terhadap jemaah haji masih terus berlangsung.
“Proses pendataan jemaah secara keseluruhan masih terus berjalan dan angkanya belum bisa dipastikan statis karena terus bergerak,” ujar Syahrul saat dihubungi lewat sambungan telepon WhatsApp.
Bertambah dari Laporan Terbaru
Nasrul mengungkapkan, jumlah jemaah yang wafat sebelumnya tercatat delapan orang. Namun, laporan terbaru yang diterimanya pada sore hari menunjukkan adanya tambahan satu jemaah yang meninggal dunia.
Jemaah tersebut diketahui berasal dari Kloter 13 Kabupaten Pandeglang. Dengan adanya penambahan tersebut, total jemaah haji asal Banten yang meninggal dunia sementara ini mencapai sembilan orang.
“Tadi siang saya memberikan kabar jumlahnya 8. Tiba-tiba sore ini bertambah satu lagi jemaah yang meninggal dari Kloter 13 asal Kabupaten Pandeglang. Jadi sementara ini total ada 9 data jemaah kita yang meninggal,” jelasnya.
Didominasi Jemaah Lansia
Terkait penyebab meninggalnya para jemaah, Nasrul belum dapat memberikan penjelasan secara rinci. Ia juga tidak ingin berspekulasi mengenai kemungkinan adanya pengaruh cuaca ekstrem yang tengah melanda Arab Saudi.
Meski demikian, berdasarkan data yang diterimanya, sebagian besar jemaah yang wafat merupakan kelompok lanjut usia (lansia). Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang kerap menjadi perhatian selama penyelenggaraan ibadah haji.
“Kalau penyebabnya, yang pasti karena sudah panggilan Allah SWT, wafat di sana. Tapi memang sebagian besar (jemaah yang meninggal) adalah lansia,” ujarnya.
Pemulangan Berjalan Bertahap
Di sisi lain, proses pemulangan jemaah haji asal Banten terus dilakukan secara bertahap. Kloter pertama asal Kota Tangerang telah tiba di Indonesia dan kembali berkumpul bersama keluarga mereka.
Kanwil Kemenag Banten bersama petugas terkait saat ini masih melakukan pengawalan serta pemantauan terhadap kedatangan kloter-kloter berikutnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman dan lancar.









