KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Jamaah haji Kloter 1 asal Kota Tangerang tiba kembali di Tanah Air dan disambut di Grand El Hajj, Asrama Haji Provinsi Banten, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Selasa, 2 Juni 2026. Sebanyak 390 jamaah kembali dengan selamat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, bersyukur seluruh jamaah yang tiba dalam kondisi sehat. Ia berharap para jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh.
“Alhamdulillah hari ini jamaah haji kloter 1 asal Kota Tangerang tiba di tanah air dan sekarang sudah berada di Grand El Hajj dalam keadaan sehat walafiat. Semoga para haji mendapat predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” ujar Sachrudin kepada awak media.
Sachrudin menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji sejak keberangkatan hingga kepulangan. Menurutnya, pelayanan tersebut akan terus ditingkatkan demi kenyamanan para jamaah.
“Pemkot Tangerang terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik pelayanan tamu Allah ini, baik pergi maupun pulangnya,” katanya.
Ia juga menilai fasilitas Asrama Haji Provinsi Banten sudah cukup baik dan perlu terus disempurnakan. Selain itu, kesehatan jamaah menjadi faktor utama yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Kalau kita lihat fasilitasnya sudah baik, terus kita tingkatkan terus. Kesehatan yang utama juga, karena haji itu ibadah fisik,” jelasnya.
Sachrudin turut mengapresiasi keberadaan Asrama Haji Provinsi Banten yang memudahkan masyarakat Kota Tangerang. Kini jamaah tidak lagi harus berangkat melalui Pondok Gede seperti sebelumnya.
“Kita bersyukur masyarakat Kota Tangerang sekarang berangkat haji itu tidak perlu ke Pondok Gede lagi. Jamaah haji sudah bisa berangkat dari Kota Tangerang langsung dari Grand El Hajj ini,” tuturnya.
Persiapan Pemulangan Dilakukan Maksimal
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tangerang, Sahiyah, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan proses pemulangan jamaah berjalan lancar. Koordinasi lintas instansi dan kesiapan fasilitas menjadi fokus utama panitia debarkasi.
“Kami mengadakan persiapan yang sangat maksimal, mulai dari rapat koordinasi hingga menyiapkan lokasi yang akan digunakan jamaah,” ujarnya.
Menurut Sahiyah, pelayanan di Bandara Soekarno-Hatta berjalan lebih cepat dibanding sebelumnya. Hal itu membuat jamaah tidak terlalu lelah saat tiba di Asrama Haji Provinsi Banten.
“Penerimaan di Bandara Soekarno-Hatta memang fast track, sehingga jamaah lebih cepat penanganannya dan tiba di Cipondoh dalam keadaan sehat walafiat,” katanya.
Jamaah Langsung Diserahkan ke Pemkot Tangerang
Setelah tiba di asrama haji, jamaah terlebih dahulu diarahkan ke ruang tunggu untuk beristirahat. Selanjutnya, jamaah diserahkan secara resmi oleh panitia debarkasi kepada Pemerintah Kota Tangerang.
“Jamaah diterima oleh panitia, masuk ke ruang tunggu untuk istirahat, kemudian diserahkan kembali kepada pemerintah daerah,” jelasnya.
Sahiyah menyebut jumlah jamaah Kloter 1 yang berangkat dari Kota Tangerang sebanyak 391 orang. Namun satu jamaah meninggal dunia di Tanah Suci sehingga jumlah yang kembali menjadi 390 orang.
“Yang awalnya 391, sekarang menjadi 390 karena ada yang meninggal satu orang,” ungkapnya.
Pemeriksaan Kesehatan Tetap Dilakukan
Panitia tetap melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap jamaah yang memiliki riwayat penyakit maupun kategori lanjut usia. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jamaah tetap terpantau setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi.
“Cek kesehatan tetap berproses bagi jamaah yang memiliki riwayat tertentu,” katanya.
Setelah seluruh prosedur selesai, jamaah dapat langsung kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarga. Proses pemulangan berlangsung tanpa hambatan berarti.
“Jamaah bisa langsung pulang ketemu keluarga,” tuturnya.
Pemulangan Berlangsung Hingga Akhir Juni
Sahiyah menjelaskan pemulangan jamaah haji asal Kota Tangerang akan berlangsung hingga 29 Juni 2026. Secara keseluruhan terdapat empat kloter penuh serta sejumlah jamaah yang tergabung dalam kloter lainnya.
“Yang full itu ada 4 kloter. Tapi ada beberapa yang terpisah di kloter lain, dan pemulangan berlangsung sampai 29 Juni,” ujarnya.
Sebagai penyelenggaraan embarkasi dan debarkasi perdana di Asrama Haji Provinsi Banten, pelaksanaan secara umum berjalan lancar. Evaluasi akan difokuskan pada penguatan komunikasi dan koordinasi antarinstansi untuk meningkatkan pelayanan di tahun mendatang.
“Secara umum lancar, tinggal kita evaluasi untuk membangun komunikasi lebih baik lagi. Insyaallah tahun depan lebih baik lagi,” pungkasnya.
Kepulangan Kloter 1 menjadi awal rangkaian pemulangan jamaah haji asal Kota Tangerang pada musim haji tahun ini. Pemerintah dan panitia berharap seluruh jamaah yang masih berada di Tanah Suci dapat kembali ke Indonesia dengan selamat, sehat, dan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat.









