Jembatan Bambu Leuwi Panjang Roboh Berulang Kali, Gubernur Banten Janji Koordinasi dengan Pemkab Lebak

Jembatan Bambu Leuwi Panjang Roboh Berulang Kali, Gubernur Banten Janji Koordinasi dengan Pemkab Lebak

LEBAK, LENSABANTEN.CO.ID– Gubernur Banten, Andra Soni, meninjau langsung kondisi jembatan bambu Leuwi Panjang yang menghubungkan Desa Binong dan Desa Sindang Mulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Kunjungan ini merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang kesulitan mengakses jembatan tersebut, terutama saat hujan.

Jembatan bambu yang menjadi akses penting bagi anak-anak sekolah dan aktivitas warga sehari-hari ini telah roboh tiga kali akibat banjir. Setiap kali roboh, masyarakat setempat bergotong-royong membangunnya kembali secara swadaya.

Bacaan Lainnya

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak terkait hal ini,” janji Andra Soni, melansir Bantenprov.go.id, Minggu 3 Agustus 2025.

Ia menegaskan setiap aspirasi masyarakat akan dipertimbangkan dan dikaji sesuai kebutuhan.

Kepala DPUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menambahkan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Lebak untuk membahas konstruksi jembatan yang tepat. “Kami juga akan melihat apakah Pemkab Lebak sudah memiliki desain konstruksinya,” ujarnya.

Saprol, warga Desa Sindang Mulya, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi warga, terutama saat musim hujan. Akses menuju jembatan menjadi licin dan berbahaya, sehingga anak-anak sekolah dan warga kesulitan beraktivitas. Kunjungan Gubernur Banten ini membawa harapan baru bagi warga akan dibangunnya jembatan yang lebih permanen dan aman

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.