JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Dalam menghadapi lonjakan kasus COVID-19 menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kementerian Kesehatan RI menegaskan pentingnya kelengkapan vaksinasi sebagai langkah antisipatif. Mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, terutama dalam perjalanan luar negeri, menjadi faktor risiko yang perlu diwaspadai.
Dengan melihat peningkatan kasus di beberapa negara Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Filipina, dan Indonesia, Kementerian Kesehatan merilis surat edaran tentang Kewaspadaan Terhadap Lonjakan COVID-19 bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menyampaikan bahwa pelaku perjalanan luar negeri memiliki risiko tertular COVID-19 karena interaksi dengan orang dari berbagai negara. Oleh karena itu, setiap individu dihimbau untuk memastikan kelengkapan vaksinasi COVID-19, termasuk dosis primer dan booster sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami sangat merekomendasikan agar segera melengkapi vaksinasi COVID-19 untuk menjaga kekebalan tubuh selama perjalanan dan mencegah penularan ketika kembali ke tanah air,” ujar dr. Nadia di Jakarta dilansir dari https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/, Selasa 12 Desember 2023.
Pentingnya menjaga tingkat imunitas masyarakat diakui oleh dr. Nadia, dan dalam hal ini, koordinasi dengan Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci. Semua puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya diharapkan tetap memberikan pelayanan vaksinasi COVID-19, dan pemerintah daerah diminta menjamin ketersediaan vaksin dan logistiknya.
Sebagai langkah pencegahan tambahan, masyarakat juga diimbau untuk:
- Melakukan tes COVID-19 segera jika mengalami gejala flu atau batuk. Jika positif, lakukan isolasi mandiri dan akses telemedisin setelah mendapatkan notifikasi dari Kemenkes.
- Menggunakan masker saat sakit flu atau berada di kerumunan atau tempat umum berisiko.
- Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.
- Melengkapi vaksinasi hingga booster kedua.
- Menunda perjalanan ke daerah yang melaporkan lonjakan kasus COVID-19.
Dengan tindakan ini, diharapkan masyarakat dapat turut serta dalam menjaga keselamatan bersama dan mengurangi potensi penyebaran virus, khususnya pada periode yang rawan ini menjelang perayaan Nataru.
BACA JUGA :









