Lonjakan Harga Plastik Tekan UKM, Komisi VI DPR RI Dorong Intervensi Pemerintah

Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Ermarini, menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah strategis agar dampak kenaikan harga tidak semakin memberatkan pelaku UKM yang masih bergantung pada bahan kemasan plastik.

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Lonjakan harga plastik akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel mulai berdampak pada pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia. Kondisi ini dinilai berpotensi menekan biaya produksi dan memicu gejolak di sektor usaha mikro.

Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Ermarini, menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah strategis agar dampak kenaikan harga tidak semakin memberatkan pelaku UKM yang masih bergantung pada bahan kemasan plastik.

Bacaan Lainnya

“Kita harus lihat ya, karena plastik ini kan memang sangat dibutuhkan, tetapi juga damage juga. Harus wise juga dalam mengonsumsi juga. Artinya, UMKM harus punya prioritas, tetapi Bumi juga harus dilihat supaya enggak lelah, terlalu lelah kalau misalnya harus menerima plastik setiap hari,”ujarnya saat ditemui usai menghadiri Muscab PKB Kota Tangerang, Sabtu, 11 April 2026.

Ia menekankan, di tengah kebutuhan tinggi terhadap plastik sebagai kemasan produk, aspek lingkungan tetap tidak boleh diabaikan. Menurutnya, diperlukan keseimbangan antara kepentingan ekonomi pelaku usaha dan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.

BACA JUGA  : Harga Plastik Naik APINDO Minta Pemerintah Turun Tangan

“Harus ada kebijakan yang berpihak kepada UMKM terutama, karena saya pun juga setiap Jumat pasti menggunakan plastik yang lebih mudah gitu, meskipun kita pelan-pelan untuk kita reduksi gitu penggunaannya,” ujar Anggia.

Menanggapi dorongan untuk beralih ke kemasan ramah lingkungan, Anggia mengakui langkah tersebut tidak mudah dilakukan dalam waktu singkat. Ia menilai, perubahan harus dimulai dari kebijakan yang kuat dan berpihak.

“Lah kita, kalau saya dari dulu setuju untuk ramah lingkungan, tapi kan nggak mudah gitu lho, nggak mudah. Kita harus mulai dari kebijakan,” katanya.

Dengan kondisi ini, pemerintah diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang tidak hanya meredam dampak kenaikan harga bahan baku, tetapi juga mendorong transisi bertahap menuju penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan tanpa membebani UKM.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.