Mengoptimalkan Pertumbuhan Anak, 236 Ribu Kasus Stunting di Kabupaten Tangerang Turun

Penanganan stunting di Kabupaten Tangerang terus digencarkan. Berbagai program digulirkan terutama pada masa ibu kehamilan hingga menyusui. Foto : Ist

KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Penanganan stunting di Kabupaten Tangerang terus digencarkan. Berbagai program digulirkan terutama pada masa ibu kehamilan hingga menyusui.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi menjelaskan angka keluarga berisiko stunting pada 2023 turun sebesar 236 ribu kasus.

Bacaan Lainnya

dr. Hendra Tarmizi, mengatakan, angka keluarga berisiko stunting 2022 mencapai 354.000 kasus. Dengan demikian terjadi penurunan 118.000 kasus.

“Angka tersebut menunjukkan penurunan yang signifikan. Ini semua dilakukan dengan koordinasi dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang melibatkan berbagai perangkat daerah terkait,” katanya, Kamis 4 Januari 2024.

Saat ini tercatat 5.391 kasus stunting di Kabupaten Tangerang. Angka tersebut berhasil turun setelah angka stunting sempat menyentuh 9.000 pada tahun 2022.

Sementara itu, Pj Bupati Tangerang Andi Ony juga menggagas program Gerakan Bersama Atasi Kemiskinan Ekstrim dan Cegah Stunting atau Gebrak Tegas pada akhir tahun 2023.

“Program ini merupakan kolaborasi dengan beberapa perangkat daerah terkait, sehingga nantinya penurunan stunting diharapkan dapat terfokus dan terkendali,” pungkasnya.

 

BACA  JUGA  :

 

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.