Pemuda Parungpanjang Protes Truk Tambang Langgar Aturan Jam Operasi

Pemuda Parungpanjang Protes Truk Tambang Langgar Aturan Jam Operasi

BOGOR, LENSABANTEN.CO.ID – Sekelompok pemuda di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, meluapkan kekesalan mereka terhadap aktivitas truk tambang yang masih melintas pada siang hari, pada Selasa, 16 September 2025. Aksi ini dilakukan karena mereka sudah lama resah dengan kondisi jalan yang padat, berdebu, dan membahayakan pengguna jalan lain.

Menurut keterangan, sejumlah anggota Dinas Perhubungan (Dishub) yang berada di lokasi didatangi langsung oleh para pemuda untuk menyampaikan protes. Mereka menuntut pemerintah segera bertindak tegas dan menegakkan aturan yang sudah ada.

Bacaan Lainnya

Para warga menilai, Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus memberikan perhatian serius. Mereka menyoroti adanya kebijakan yang dinilai tidak sinkron sehingga menimbulkan kebingungan di lapangan.

“Tolong jangan menunggu hingga terjadi keributan antarwarga baru kemudian turun tangan seperti pahlawan. Tidak perlu lagi membuat aturan atau kesepakatan baru selain peraturan yang telah disahkan, yaitu Perbup No. 56 Tahun 2023!” tegas salah satu warga neg.

Selain mengganggu ketertiban, keberadaan truk tambang di siang hari juga berdampak besar pada mobilitas masyarakat. Banyak warga Bogor yang bekerja di wilayah Tangerang merasa terhambat akibat kemacetan panjang. Begitu pula sebaliknya, warga Tangerang yang hendak beraktivitas ke Bogor juga sering terjebak macet berjam-jam karena padatnya lalu lintas kendaraan berat.

Sebagai informasi, Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 56 Tahun 2023 mengatur jam operasional kendaraan tambang di wilayah Parungpanjang dan sekitarnya. Dalam aturan tersebut, truk tambang hanya diperbolehkan beroperasi mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB. Namun, kenyataannya, banyak truk masih beroperasi di luar jam yang ditentukan.

Hal ini menimbulkan keresahan warga, terutama karena ruas jalan Parungpanjang kerap mengalami kerusakan parah, kemacetan, hingga rawan kecelakaan akibat padatnya lalu lintas kendaraan besar.

Protes warga ini pun mendapat perhatian luas setelah unggahan akun media sosial Instagram @parungpanjang.viral menyebarkan video aksi tersebut. Warganet turut memberikan komentar beragam, sebagian besar mendukung desakan agar pemerintah segera menegakkan aturan yang berlaku.

Hingga kini, warga menanti langkah tegas dari pemerintah daerah maupun aparat terkait untuk menertibkan truk tambang sesuai regulasi yang berlaku.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.