Pencarian 5 Jurnalis SAR Kerahkan 4 SRU dan Drone Thermal Sisir Perairan Selat Sunda

Pencarian 5 Jurnalis SAR Kerahkan 4 SRU dan Drone Thermal Sisir Perairan Selat Sunda
Pencarian 5 Jurnalis SAR Kerahkan 4 SRU dan Drone Thermal Sisir Perairan Selat Sunda

PANDEGLANG, LENSABANTEN.CO.ID – Memasuki hari kedua operasi pencarian, Tim SAR Gabungan masih mencari lima jurnalis yang berada di dalam sebuah speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Selain kelima jurnalis tersebut, tiga orang lainnya yang berada di dalam speed boat juga masih dalam pencarian.

Operasi SAR hari kedua dimulai pada Rabu, 9 September 2026 pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sejumlah unsur SAR dan dukungan berbagai sarana serta peralatan pencarian. Tim SAR Gabungan memperluas penyisiran untuk menemukan keberadaan speed boat dan seluruh penumpangnya.

Bacaan Lainnya

Lima jurnalis yang hingga kini masih dalam pencarian yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Kelima jurnalis tersebut berada di dalam speed boat bersama tiga orang lainnya, yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) yang merupakan guide.

Pencarian Dibagi Empat SRU

Untuk memperluas area pencarian, Tim SAR Gabungan membagi operasi hari kedua menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU). Setiap SRU dikerahkan untuk melakukan penyisiran di wilayah yang telah ditentukan berdasarkan perencanaan serta hasil evaluasi pencarian sebelumnya.

SRU 1 menggunakan KN SAR Tetuka 247 dengan rencana penyisiran sejauh 68,3 nautical mile (NM) dan spacing atau jarak antarjalur pencarian 3 NM. Sementara SRU 2 menggunakan KAL Anyer dengan total rencana penyisiran 69,5 NM dan spacing 3 NM.

SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung dengan total rencana penyisiran 67 NM dan spacing 1 NM. Sedangkan SRU 4 menggunakan RIB 02 Banten untuk melakukan penyisiran di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

Wilayah Pulau Rakata dan Pulau Panjang menjadi salah satu area yang kembali disisir berdasarkan hasil evaluasi operasi SAR sebelumnya.

Libatkan Banyak Unsur

Pencarian melibatkan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, USS Pandeglang, Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, serta unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, nelayan, masyarakat, dan unsur terkait lainnya.

Sejumlah sarana juga dikerahkan untuk mendukung pencarian, di antaranya KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RIB 03 Lampung, rescue car, truk personel, serta drone thermal.

Tim turut membawa berbagai peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan perlengkapan pendukung lainnya untuk menunjang proses pencarian di tengah perairan Selat Sunda.

Cuaca Jadi Pertimbangan

Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan cerah berawan, dengan angin bertiup dari arah selatan ke utara sekitar 14 knot. Sementara tinggi gelombang berada di kisaran 0,4 hingga 1 meter.

Tim SAR Gabungan akan terus mengoptimalkan seluruh unsur, sarana, dan peralatan yang tersedia untuk menemukan speed boat serta delapan orang yang masih dalam pencarian.

Evaluasi akan dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arah arus, serta perkembangan informasi yang diperoleh dari lapangan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten juga mengimbau masyarakat, nelayan, dan pengguna jasa transportasi laut untuk segera memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan speed boat maupun delapan orang yang masih dalam pencarian.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.