Selain itu, pada waktu bersamaan kondisi di hilir sungai Cisadane laut sedang mengalami pasang. Hal ini membuat aliran air dari hulu tidak bisa mencapai hilir secara maksimal.
KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Beberapa wilayah di kota Tangerang pada akhir pekan kemarin mengalami banjir yang diakibatkan tingginya intensitas hujan serta luapan air sungai Cisadane.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono membeberkan apa yang menjadi penyebab sejumlah wilayah di Kota Tangerang mengalami banjir.
“Kemarin ketika di kota Tangerang hujan relatif intenstias ringan, tapi pada malam hari Sabtu di hulu di Bogor itu intenstitas tinggi sehingga kita sudah mendapatkan warning
dari pintu air batubelah, bahwa Minggu pagi akan terjadi air bah ke sungai cisadane,”ungkap Ruta, Senin, 27 Mei 2024.
Selain itu, pada waktu bersamaan kondisi di hilir sungai Cisadane laut sedang mengalami pasang. Hal ini membuat aliran air dari hulu tidak bisa mencapai hilir secara maksimal.
“Jadi pada saat bersamaan memang bisa kita sampaikan informasi itu terjadi pasang laut, terjadi kondisi air cisadane dari hulu ke hilir agak tersendat karena di lautnya sedang pasang rob,”imbuhnya.

Ruta melanjutkan, pihaknya kemudian melakukan langkah-langkah cepat dan tepat agar pengendalian air bisa dilakukan.
“Kita koordinasi dengan penjaga pintu dengan pusat dan provinsi untuk menjaga level air di pintu air 10. Namun demikian, karena kondisi rob tadi masih terjadi, sehingga banjir di sepanjang sungai cisadane,”katanya.
Maka itu, Ruta menuturkan akan melakukan langkah koordinasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan turap di beberapa titik bantaran sungai Cisadane bisa kembali dilanjutkan.
“Tentu kedepannya salah satu penyebab masih adanya banjir ke warga itu masih ada wilayah di sepanjang sungai cisadane yang belum di turab. Kita terus menyampaikan ke pemerintah pusat untuk melanjutkan penuraban di sepanjang sungai cisadane,”pungkasnya.








