TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang memadati Mapolres Metro Tangerang Kota, pada Sabtu, 7 Februari 2026. Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak penuntasan kasus dugaan persekusi dari tersangka Bahar bin Smith terhadap salah satu kader Banser.
Aksi dari ratusan Banser ini berlangsung tertib dan kondusif diisi dengan doa bersama, juga pengawalan internal serta aparat kepolisian, walaupun jalan sempat ditutup sekitar 60 menit. Massa menyampaikan aspirasi secara damai sebagai bentuk solidaritas dan kepercayaan terhadap proses hukum.
GP Ansor Sampaikan Dukungan kepada Kepolisian
Ketua GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, menegaskan bawa kehadiran Ansor dan Banser bertujuan memberikan dukungan moril dan materil kepada jajaran Polres Metro Tangerang Kota. Ia berharap kepolisian dapat menyelesaikan perkara tersebut secara adil dan transparan.
“Yang pertama, kami hadir ke sini tujuannya mendukung moril dan materilnya bapak-bapak polisi yang ada di Polres Metro Tangerang Kota. Jadi insyaallah Ansor Banser siap mendukung, siap mendoakan Bapak Kapolres dan jajaran untuk menyelesaikan kasus ini sesegera mungkin dan seluruh pelakunya,” ujar Midyani kepada awak Jurnalis.
Midyani juga menyoroti keterangan korban yang menyebutkan jumlah pelaku mencapai 10 orang. Ia meminta agar tiga pelaku yang telah mendapatkan penangguhan penahanan dapat dimasukkan kembali.
“Menurut keterangan korban kan kita ketahui sama-sama ya, 10 orang. Dan kami minta tiga pelaku yang sudah melakukan penangguhan penahanan itu dimasukkan kembali,” katanya.
Midyani memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan damai tanpa adanya provokasi maupun kericuhan. Ia bahkan menegaskan akan menyerahkan kepada polisi jika ada kader Ansor atau Banser yang melanggar aturan.
“Saya pastikan acara hari ini tidak akan ada keributan. Kalau misalkan ada yang melakukan provokasi, kami langsung yang akan menyerahkan ke Bapak Polisi.”
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Jauhari, menyampaikan apresiasi atas kedatangan GP Ansor dan Banser yang tetap menjaga situasi kamtibmas. Ia menegaskan Polri berkomitmen menuntaskan kasus dugaan persekusi tersebut secara profesional dan transparan.
“Proses sudah berjalan, sudah di tahap penyidikan, bahkan sudah ada tiga tersangka yang sudah ditangkap dan ditahan,” tegas Kapolres.
*Pemanggilan Ulang dan Perkembangan Penyidikan*
Kapolres mengungkapkan bahwa Bahar bin Smith tidak hadir pada pemanggilan pertama dengan alasan koordinasi bersama kuasa hukum. Panggilan kedua telah dijadwalkan pada Rabu, 11 Februari 2026 pukul 10.00 WIB.
“Pemanggilan kedua dijadwalkan minggu depan hari Rabu, 11 Februari 2026,” ungkap Kapolres Jauhari.
Terkait kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka, Kapolres menyatakan hal tersebut masih bergantung pada hasil pengembangan penyidikan. Ia menegaskan seluruh proses berada dalam pengawasan internal dan eksternal.
“Semuanya akan berkembang dari proses penyidikan,” tuturnya.
Kapolres memastikan korban telah diperiksa sebelum penetapan tersangka. Saat ini kondisi korban dinyatakan telah pulih dan kembali beraktivitas normal.
“Kalau kita sudah menetapkan tersangka kan pasti korban sudah diperiksa. Alhamdulillah saat ini korban sudah pulih,” jelas Kapolres.
Hingga aksi berakhir pada Pukul 15.00 WIB, situasi di sekitar Mapolres Metro Tangerang Kota terpantau aman dan kondusif. Aparat kepolisian bersama pengamanan internal Banser memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan.








