Rayakan HUT ke-7, Ratusan Riders Vespa Stakota Susur Sampah di Cisadane

Rayakan HUT ke-7, Ratusan Riders Vespa Stakota Susur Sampah di Cisadane
Rayakan HUT ke-7, Ratusan Riders Vespa Stakota Susur Sampah di Cisadane

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Ratusan penggemar Vespa yang tergabung dalam Scooterist Tangerang Kota (Stakota) menggelar aksi susur sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan hari jadi ke-7 Stakota yang berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026 sore.

Lebih dari 100 riders Vespa memadukan kegiatan jalan-jalan sore (JJS) dengan aksi memungut sampah di sepanjang rute perjalanan hingga ke bantaran Sungai Cisadane. Rombongan memulai perjalanan dari Semanggi Center, Cikokol, dan berakhir di Alun-Alun Ahmad Yani, Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya

Ketua Stakota, Iyo, mengatakan kegiatan tersebut diikuti para riders dari berbagai daerah, tidak hanya Tangerang Raya, tetapi juga Sumatera dan Jabodetabek. Menurutnya, antusiasme peserta menjadi bukti bahwa komunitas otomotif juga bisa berperan dalam menjaga lingkungan.

“ Tidak hanya dari Tangerang Kota, riders yang hadir selain dari Tangerang raya juga ada kawan-kawan dari Sumatera dan Jabodetabek antusias mengikuti kegiatan ini,” terang Iyo.

Dalam aksi tersebut, para riders tidak sekadar berkendara untuk merayakan hari jadi komunitas, tetapi juga turun langsung mengumpulkan sampah yang ditemukan di sepanjang jalur perjalanan. Keseruan kegiatan semakin terasa dengan kaos warna-warni yang dikenakan peserta, lengkap dengan pesan-pesan ajakan menjaga lingkungan.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kepala DLH Kota Tangerang, Yudi Pradana, yang mengapresiasi keterlibatan Stakota dan komunitas otomotif dalam aksi peduli lingkungan. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah positif untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan kota.

“Ya, yang pasti kami dari Dinas Lingkungan Hidup pastinya apresiasi kepada teman-teman dari IMI, khususnya yang memang bekerja sama tadi dengan Stakota,” ujarnya.

Yudi menjelaskan, aksi susur sampah tersebut merupakan bagian dari gerakan bersama untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa bisa menjadi tren positif yang diikuti komunitas lain.

“Jalan-jalan dengan motor ini digabung dengan kepedulian lingkungan yang dilakukan oleh teman-teman tadi kaitan dengan kita susur sampah,” lanjutnya.

Menurut Yudi, keterlibatan komunitas dalam kegiatan lingkungan dapat mendorong masyarakat untuk mengambil peran menjaga kebersihan di wilayah masing-masing. Dengan begitu, tanggung jawab menjaga lingkungan tidak hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Ini sebagai langkah dari kegiatan anak motor mengajak masyarakat dan berharap dapat menjadi tren di masyarakat, untuk peduli kepada kebersihan lingkungannya masing-masing,” tambahnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, yang menilai antusiasme para penggemar skuter dalam kegiatan tersebut cukup tinggi. Ia berharap aksi yang digelar Stakota bisa menjadi contoh bagi komunitas otomotif lainnya.

“Kalau saya lihat antusiasnya tadi cukup tinggi ya dari teman-teman skuter. Dan sekali lagi, saya sebagai ketua IMI mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang tergabung dalam Stakota dan komunitas otomotif Kota Tangerang,” ungkapnya.

Ujang juga berharap kegiatan peduli lingkungan seperti ini dapat mendukung upaya Kota Tangerang meraih penghargaan Adipura. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan agar kota semakin nyaman.

“Kita doakan semoga Kota Tangerang akan mendapatkan Adipura sebagai kota yang memang bisa menjaga kebersihan dengan paripurna,” katanya.

Kolaborasi Stakota dengan DLH Kota Tangerang ini bukan kali pertama dilakukan dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Pada perayaan tahun sebelumnya, komunitas tersebut menggelar penanaman pohon dan penebaran benih ikan di salah satu danau di Kota Tangerang melalui kerja sama dengan TNI dan pemerintah daerah.

Memasuki usia ke-7, Stakota kembali menunjukkan bahwa kegiatan komunitas tidak harus berorientasi pada hiburan semata, tetapi juga bisa menjadi ruang untuk membangun kepedulian sosial dan lingkungan. Aksi susur sampah yang berakhir di acara Muda-mudi Festival di Alun-Alun Kota Tangerang ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi komunitas terhadap lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Stakota dan DLH Kota Tangerang berharap semakin banyak komunitas serta warga yang terlibat aktif menjaga kebersihan ruang publik. Semangat kolaborasi ini sejalan dengan Gerakan Indonesia Asri untuk membangun lingkungan yang bersih, hijau, dan nyaman melalui kebiasaan serta kepedulian masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.