Pengurus Makam Galeong Kecewa Terduga Pelaku Belum Ditahan, Bukti CCTV Disebut Lengkap

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kasus dugaan pengerusakan di tanah Wakaf Makam Galeong, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten, kembali menjadi sorotan. Pengurus makam mempertanyakan belum adanya penahanan terhadap para terduga pelaku, meski saksi dan bukti rekaman CCTV disebut sudah lengkap.

Perkara tersebut telah dilaporkan ke Polsek Karawaci dengan Nomor Laporan LPB/146/VI/2026/SPKT/Polsek Karawaci/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya. Namun, hingga kini pengurus makam masih menunggu kepastian hukum atas kasus yang dilaporkan tersebut.

Bacaan Lainnya

Pengurus Makam Galeong, Dedi Kusnadi, mengaku kecewa karena para terduga pelaku belum juga ditahan oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, saksi, rekaman CCTV, hingga barang bukti yang berkaitan dengan kejadian sudah tersedia.

“Saksi dan bukti CCTV sudah lengkap, serta barang bukti sudah diamankan, tapi mengapa tak kunjung ditahan para terduga pelaku,” tegas Dedi.

Dedi berharap aparat penegak hukum segera memberikan kepastian hukum dan menangani perkara tersebut secara transparan. Ia khawatir lambatnya penanganan kasus dapat menimbulkan keresahan bagi pengurus makam dan masyarakat sekitar.

“Polres Metro Tangerang Kota segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik dan pihak korban agar perkara ini tidak berlarut-larut,” ujar Dedi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Karawaci, AKP Riono, mengatakan perkara tersebut sudah tidak lagi ditangani di tingkat Polsek, melainkan telah dilimpahkan ke Polres Metro Tangerang Kota. Ia juga menyebut informasi terakhir yang diterimanya, perkara tersebut sudah naik ke tahap penyidikan.

“Perkara sudah dilimpahkan ke Polres Metro Tangerang Kota, infonya sudah naik sidik,” tandas Riono, saat dikonfirmasi pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Hingga berita ini ditayangkan, Polres Metro Tangerang Kota belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan perkara tersebut. Termasuk mengenai alasan belum dilakukannya penahanan terhadap para terduga pelaku.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.