KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Suasana khidmat dan penuh keheningan menyelimuti Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB), Kota Tangerang, saat ribuan umat Katolik mengikuti Misa Jumat Agung, pada Jumat, 18 April 2025. Perayaan ini menjadi bagian penting dari rangkaian Pekan Suci menuju Hari Raya Paskah yang jatuh pada Minggu, 20 April 2025.
Perayaan Paskah tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan Tahun Yubileum, yaitu momen khusus dalam Gereja Katolik yang menandai tahun pengampunan dosa dan rekonsiliasi. Suasana religius dan reflektif terasa sangat kuat di tengah umat yang hadir dengan penuh ketulusan.
Dua sesi misa digelar, yakni pada pukul 14.00 WIB dan 18.00 WIB, masing-masing dihadiri sekitar 7.000 umat. Misa dipimpin oleh Romo SP. Bambang Ponco Santosa, SJ dan Romo Yosef Andi Purwono, SJ.
Momen paling menyentuh terjadi saat prosesi penghormatan salib, di mana umat maju satu per satu untuk menghormati salib sebagai bentuk iman dan rasa syukur atas pengorbanan Yesus Kristus.
“Jumat Agung bukan hanya tentang mengenang penderitaan Kristus, tetapi juga momen untuk merenungkan cinta-Nya yang besar bagi umat manusia,” ujar Romo Bambang dalam khotbahnya.
Melihat antusiasme umat yang tinggi, panitia telah menyiapkan tenda tambahan di halaman gereja, membuka Aula Santa Maria lantai 3, dan beberapa ruang di Gedung Karya Pastoral lantai 2. Misa juga disiarkan secara online untuk menjangkau umat yang tidak bisa hadir secara langsung.
Wakil Ketua Dewan Paroki Gereja HSPMTB, Hengky Subagio, mengapresiasi partisipasi umat yang menjaga kekhusyukan selama perayaan berlangsung.
“Kami sangat bersyukur atas partisipasi umat yang luar biasa. Meskipun jumlah umat sebanyak 7000, suasana tetap tertib, tenang, dan penuh penghormatan. Ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan iman umat dalam momen sakral seperti Jumat Agung,” ungkap Hengky kepada awak media.
Salah satu umat, Fransisca Leony, mengaku sangat tersentuh setelah mengikuti misa.
“Senang sekali bisa ikut Misa Jumat Agung bersama keluarga. Melihat banyaknya umat yang hadir membuatku merasa damai dan tenang, dan itu yang kubutuhkan untuk mendapatkan inspirasi iman yang baru,” katanya.
Perayaan tahun ini mengusung tema Paskah 2025: “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga” (Yohanes 20:26), yang menjadi ajakan bagi seluruh umat untuk membawa kasih, pengampunan, dan damai Kristus ke dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.









